Kamis 24 Oktober 2019, 08:45 WIB

Korban Tewas Capai 18 Orang, Warga Cile Lanjutkan Protes

Haufan Hasyim Salengke | Internasional
Korban Tewas Capai 18 Orang, Warga Cile Lanjutkan Protes

AFP/Pablo VERA
Aksi demonstrasi di Santiago, Cile

 

RIBUAN warga Cile membanjiri jalan-jalan Santiago dan kota-kota lain, Rabu (23/10), hari pertama unjuk rasa. Aksi protes terbaru itu semakin meningkatkan tekanan pada Presiden Sebastien Pinera setelah berhari-hari kerusuhan sosial yang menewaskan sedikitnya 18 orang.

Mahasiswa, profesor, dan pekerja pemerintah meninggalkan pekerjaan mereka atas desakan serikat pekerja terbesar di negara itu, mengabaikan paket tindakan yang diumumkan Pinera yang bertujuan menumpas kekerasan.

"Unjuk rasa terus berjalan! Kami mengatakannya dengan keras dan jelas: cukup sudah penaikan tarif dan penyalahgunaan," kata serikat buruh terbesar di Cile, United Center of Chile (CUT), yang mengorganisasikan aksi dua hari dengan sekitar 20 kelompok lain.

Baca juga: Pemerintah Cile Kembali Berlakukan Jam Malam

Di Ibu Kota Santiago, polisi menggunakan meriam air untuk mengusir pengunjuk rasa.

"Cile bangkit," ujar kata-kata di plakat yang diusung seorang pemrotes.

Negara itu, biasanya salah satu yang paling stabil di Amerika Latin, telah mengalami kekerasan terburuk dalam beberapa dasawarsa sejak protes terhadap penaikan tarif metro yang meningkat secara dramatis pada Jumat (18/10).

Demonstran telah mengecam kesengsaraan sosial dan ekonomi, termasuk kesenjangan menganga antara kaya dan miskin.

Seorang bocah empat tahun dan seorang pria tewas dalam protes terakhir ketika seorang pengemudi mabuk menabrak kerumunan demonstran, kata Wakil Menteri Dalam Negeri Rodrigo Ubilla.

Sementara korban ketiga meninggal setelah dipukuli polisi, menurut keluarga korban.

Dalam pidatonya kepada negara Selasa (22/10) malam, Pinera meminta maaf karena gagal mengantisipasi pecahnya kerusuhan sosial.

“Saya menyadari kekurangan visi ini,” ujarnya.

Di luar korban yang meninggal, 269 orang lainnya telah terluka dan sekitar 1.900 telah ditangkap, menurut Institut Nasional Hak Asasi Manusia (INDH). (AFP/OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More