Kamis 24 Oktober 2019, 07:13 WIB

Jamu Dortmund, Inter Milan Sukses Menang

Gregorius Gelino | Sepak Bola
Jamu Dortmund, Inter Milan Sukses Menang

AFP/Miguel MEDINA
Para pemain Inter Milan menyapa pendukung mereka usai laga Liga Champions melawan Borussia Dortmund.

 

INTER Milan sukses merengkuh poin maksimal ketika menjamu Borussia Dortmund dalam laga lanjutan Liga Champions, Kamis (24/10) dini hari WIB. Nerazzurri menang dengan skor 2-0 atas Die Schwarzgelben.

Meski tampil sebagai tuan rumah, Inter hanya menguasai 42% penguasaan bola berbanding 58% milik Dortmund.

Namun, Inter lebih agresif ketika menyerang dengan melepaskan empat tembakan akurat dari delapan percobaan berbanding dua tembakan ke gawang dari lima percobaan Dortmund.

Inter juga unggul lebih dulu pada menit ke-22 lewat kaki Lautaro Martinez. Mendapat umpan panjang Stefan de Vrij, Martinez sukses mengelabui Roman Burki.

Baca juga: Benteng Kokoh Ter Stegen Bantu Barcelona Kalahkan Slavia Praha

Dortmund baru bisa mengancam gawang Inter pada menit ke-45. Mendapat umpan Julian Brandt, Jadon Sancho melepaskan tembakan yang bisa diamankan Samir Handanovic.

Memasuki babak kedua, Dortmund masih menguasai jalannya pertandingan. Mereka bahkan nyaris menyamakan kedudukan pada menit ke-64, tapi Handanovic melakukan penyelamatan gemilang untuk menggagalkan sepakan Brandt.

Martinez berpeluang mencetak gol keduanya pada menit ke-82 dari titik putih setelah Mats Hummels menjatuhkan Sebastiano Esposito. Tapi tembakan Martinez dikandaskan Burki.

Meski demikian, Inter berhasil mencetak gol kedua pada menit ke-89. Adalah Antonio Candreva yang memaksa Burki memungut bola dari gawangnya setelah memaksimalkan umpan Marcelo Brozovic.

Berkat kemenangan itu, Inter naik ke peringkat dua dengan torehan empat angka dari tiga laga. Sedangkan Dortmund bertengger di posisi tiga, kalah head to head dan selisih gol dari Inter. (Medcom/OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More