Rabu 23 Oktober 2019, 20:40 WIB

TMMD Bantu Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Kedungsalam

Golda Eksa | Nusantara
TMMD Bantu Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Kedungsalam

MI/Golda Eksa
TMMD di Malang, Jawa Timur

 

SEJUMLAH proyek infrastruktur yang digelar melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Desa Kedungsalam, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang, Jawa Timur, mendapat respons positif dari seluruh masyarakat setempat.

Kegiatan pembangunan yang dilaksanakan oleh jajaran Komando Distrik Militer 0818/Malang-Batu, itu diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan warga di wilayah yang selama ini kurang mendapat perhatian.

Hal itu dikemukakan Kepala Desa Kedungsalam Misdi kepada Media Indonesia, Rabu (23/10). Menurut dia, program TMMD yang berlangsung selama 30 hari difokuskan di Dusun Sumbersih dan Dusun Salamrejo, wilayah tandus yang minim infrastruktur serta kurang sejahtera.

Ia mengemukakan selama ini masyarakat mengalami kendala untuk melakukan aktifitas perekonomian. Bahkan, anak-anak yang berdomisili di kedua dusun itu juga harus menempuh rute yang cukup jauh untuk menuju sekolah.

Persoalan lain yang masih membebani ialah sulitnya mendapatkan sumber air bersih, khususnya ketika musim kemarau. "Itulah sejumlah masalah yang kami rasakan. Kehadiran program TMMD di desa ini telah menjawab masalah kami," kata Misdi.

Baca juga : TMMD Tingkatkan Konektivitas dan Kesejahteraan di Bukit Sejahtera

Senada dikemukakan Arifin, 36, warga Dusun Sumbersih, Desa Kedungsalam. Ayah satu anak yang kesehariannya berjualan jajanan anak-anak di depan sekolah mengaku pasrah menerima nasib.

Namun, berkat program TMMD, Arifin seolah mendapat semangat baru untuk kembali bekerja dengan memanfaatkan fasilitas yang diberikan TNI. Arifin merupakan salah satu warga yang beruntung karena mendapat bantuan pembangunan rumah.

"Ekonomi di sini sulit, jalan bebatuan dengan medan terjal, dan air juga kering. Kami terpaksa hidup dalam kemiskinan," kata dia.

Sekretaris Daerah Kabupaten Malang Didik Budi Muljono tidak menampik realitas di Desa Kedungsalam. Menurut dia, APBD sangat terbatas sehingga pembangunan tidak bisa dilakukan di penjuru wilayah.

Walaupun demikian, sambung dia, Pemkab Malang tetap berupaya mencari solusi guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat. TMMD diakuinya berhasil menciptakan asa untuk mendongkrak tingkat perekonomian.

"Pemkab Malang sangat mendukung program TMMD. Efek yang dihasilkan sangat luar biasa karena dengan biaya kecil, Rp1,141 miliar, kita justru bisa menghasilkan proyek besar," ujar Didik.

Baca juga : TMMD Percepat Pembangunan Daerah

Komandan Kodim 0818/Malang-Batu yang bertindak selaku Komandan Satgas TMMD Kabupaten Malang Letkol Inf Ferry Muzawwad, mengatakan Desa Donomulyo dijadikan sasaran kegiatan karena wilayah tersebut masuk kategori miskin sesuai data statistik.

"Daerah di sana mayoritas tanah kapur, masyarakat memanfaatkan batunya juga tidak bisa, mau berbuat apa juga sulit. Selain miskin, desa itu banyak lansia, jauh dari harapan, dan perkampungannya tidak tertata," tukas Ferry.

TMMD, imbuhnya, yang melibatkan 150 prajurit TNI AD dan sekitar seratusan masyarakat menyasar beberapa kegiatan fisik, seperti pengerasan jalan di 6 titik sepanjang hampir 1.500 meter, pembangunan MCK, pipanisasi, pembangunan puluhan unit rumah tidak layak huni (RTLH), rehabilitasi musala, jambanisasi, dan perbaikan saluran irigasi.

Sementara sasaran nonfisik meliputi pelayanan KB kesehatan, pemberian bantuan sembako, bantuan bibit ikan lele, penyuluhan wawasan kebangsaan, pelatihan linmas, sosialisasi usaha ternak sapi, dan bimbingan teknis UMKM.

"Progres TMMD di Desa Kedungsalam saat ini mencapai 80%. Masyarakat sangat antusias dan mengapresiasi kehadiran kita untuk menuntaskan seluruh kegiatan tersebut," tandasnya. (OL-7)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More