Rabu 23 Oktober 2019, 20:35 WIB

Hunian Tepat Kaum Milenial di Segitiga Emas Jakarta

Mediaindonesia.com | Ekonomi
Hunian Tepat Kaum Milenial di Segitiga Emas Jakarta

Istimewa
Kawasan Sudirman-Thamrin, Prof Satrio dan Rasuna Said disebut-sebut sebagai wilayah prime atau Segitiga Emas Jakarta.

 

JAKARTA sebagai pusat bisnis dan Ibu Kota negara masih menjadi primadona bagi masyarakat. Tidak mengherankan jika para pengembang masih berlomba-berlomba menawarkan proyek mereka, kendati Ibu Kota Indonesia akan pindah ke Kalimantan Timur.

Salah satu kawasan yang paling banyak diminati yakni ruas jalan Jenderal Sudirman-MH Thamrin, Jl Prof Satrio, dan Jl HR Rasuna Said. Kawasan yang terletak di jantung Jakarta itu bahkan disebut-sebut sebagai wilayah prime  atau Segitiga Emas lantaran memiliki banyak kelebihan.

Baca juga: Pemerintah Sediakan 5 Insentif Guna Dorong Sektor Properti

Sebab selain sebagai pusat bisnis dan jasa, serta gaya hidup, kawasan yang disebut Central Business District (CBD) itu juga menjadi pilihan utama untuk dijadikan tempat tinggal. Tidak pelak kawasan itu patut diperhitungkan untuk dijadikan pilihan investasi produk properti.

Bagi sebagian orang, tinggal di kawasan paling strategis di Ibu Kota merupakan prestise tersendiri. Bahkan sebagian orang rela menyewa demi tinggal di CBD Jakarta. Alasannya sederhana, agar lebih dekat dengan tempat kerja dan pusat perbelanjaan, serta tempat hiburan bersama teman dan keluarga.

Berangkat dari situlah Ciputra Group kembali mengembangkan Ciputra World 2 yang terdiri dari Tokopedia Tower, Ascott Sudirman Jakarta, The Orchard Satrio, The Residence, The Suites, dan The Newton. Setelah sebelumnya sukses dengan Ciputra World 1 Lotte Shopping Avenue, Raffles Residence, Raffles Hotel, dan DBS Bank Tower, mereka berharap kembali meraih kesuksesan. Apalagi letak keduanya bersebelahan.

Andreas Raditya, General Manager Marketing Ciputra Group mengatakan, saat ini untuk produk apartemen sejenis yang dikembangkan di CBD Jakarta sangat terbatas.

“Ciputra Group sebagai salah satu developer yang terpercaya, mengembangkan produk berkualitas dan menawarkan produk apartemen di CBD dengan harga mulai dari Rp1 miliar.”

Produk apartment yang dimaksud adalah The Newton 2 yang merupakan bagian dari Ciputra World 2. Proyek ini adalah lanjutan dari kesuksesan produk sebelumnya yakni The Newton.

Sukses penjualan proyek perdana dan diikuti The Newton 2 ini karena harganya yang cukup kompetitif di kawasan premium Jakarta.

“Banyak masyarakat atau konsumen, dan juga segmen milenial yang menilai bahwa hunian berupa apartemen di kawasan CBD Jakarta harganya mahal. Tapi kami masih menawarkan harga yang relatif masih terjangkau, bahkan kalau beli cash di Newton 2 bisa di bawah Rp1 miliar. Investasi apartemen di CBD saat ini sangatlah menguntungkan,” tegas Raditya.

The Newton 2 yang terdiri dari 625 unit, tak hanya sebatas menjadi tempat tinggal saja tapi juga jadi future investment yang menjanjikan. Raditya menjelaskan, The Newton 2 adalah kesempatan emas bagi para milenial yang ingin mulai berinvestasi properti.

“Kami juga memberikan kemudahan pembayaran uang muka dan lainnya dengan dukungan berbagai perbankan,” tegasnya.

The Newton 2 menawarkan tipe mulai dari 24 meter persegi hingga 61 meter persegi  dengan pilihan tipe seperti studio, one bedroom, dan two bedroom. Dalam pengembangannya The Newton 2 dikembangkan dengan konsep yang cozy, memiliki fasilitas-fasilitas pendukung yang sesuai karakter milenial dan pasangan muda, area terbuka meeting point  dengan akses teknologi, kolam renang, convinient store, dan fasilitas gym. (RO/A-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More