Rabu 23 Oktober 2019, 19:11 WIB

PPP Tidak Sesalkan Tak Dapat Kursi Menteri Agama

Putra Ananda | Politik dan Hukum
PPP Tidak Sesalkan Tak Dapat Kursi Menteri Agama

MI/Ramdani
Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa yang juga Plt Ketua Umum PPP

 

PRESIDEN Joko Widodo telah menunjuk mantan Wakil Panglima TNI, Jenderal (Purn) Fachrul Razi sebagai Menteri Agama dalam Kabinet Indonesia Maju.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PPP Arsul Sani menuturkan, pihaknya mendukung keputusan Jokowi tersebut dan tidak merasa kecewa tidak mendapatkan di pos kementerian agama.

"Yang paling penting tentu karena negara ini mayoritas umat Islam ya sepanjang menteri agama itu masih seorang muslim ya tidak usah kita persoalkan juga. Itu kan ikhtiar, Pak Jokowi untuk katakanlah keluar dari pakem-pakem tradisional," katanya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (23/10).

Arsul menjelaskan PPP memang telah meminta izin kepada Jokowi agar diberikan portofolio posisi kementerian baru selain kementerian agama. Arsul beralasan PPP merasa perlu untuk berkontribusi di kementerian lain selain kementerian agama yang sejak dahulu memang sudah menjadi trademark dari PPP.

Baca juga : Seusai Dilantik Jokowi, Prabowo Langsung Pimpin Rapat

"Kalau boleh memohon kami itu mbok ya diberi tantangan di portofolio yang lain dan dimabulkan juga enggak tanggung-tanggung ketua Bappenas itu kan pos yang beratlah," jelasnya.

Kini, partai berlambang ka'bah itu mendapat pos Menteri Bappenas yang dijabat Plt Ketum PPP Suharso Monoarfa. Arsul yakin, Suharso bisa bekerja dengan baik berbekal latar belakang pendidikan dan pengalaman.

"Saya yakin beliau bisalah dan beliau punya rekam jejak sebagai anggota parlemen dua periode kalau tidak salah pernah memimpin dibanggar kemudian di komisi ya. Jadi saya rasa enggak asing soal itu," pungkasnya. (OL-7)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More