Rabu 23 Oktober 2019, 18:53 WIB

Tidak Duduk Di kabinet, PAN tetap Dukung Jokowi

Putra Ananda | Politik dan Hukum
Tidak Duduk Di kabinet, PAN tetap Dukung Jokowi

MI/ Mohamad Irfan
Eddy Soeparno

 

SEKRETARIS Jenderal (Sekjen) Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno tidak mempermasalahkan posisi PAN berada di luar atau di dalam pemerintahan. Menurutnya kedua posisi tersebut merupakan hal yang sama pasalnya PAN tetap akan mendukung pemerintah Joko Widodo (Jokowi).

"Sama saja berada di dalam atau di luar. Kita tetap akan mendukung Pemerintahan Jokowi selama kebijakannya positif untuk rakyat. PAN akan memberikan masukan yang konstruktif, kritis, dan objektif," tutur Eddy saat ditemui di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (23/10).

 

Baca juga: PKS Sebut tidak Sendirian Jadi Oposisi

 

Eddy melanjutkan, PAN memahami betul posisi partainya yang sejak awal tidak pernah mendukung pasangan calon nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf Amin di saat Pemilu 2019. Untuk itu tidak heran bagi PAN apabila tidak ada kadernya yang masuk dalam daftar nama Kabinet Indonesia Maju pilihan Jokowi.

"Kami menyadari sepenuhnya bahwa Pilpres itu, kami tidak mendukung pasangan 01 dan kami sampaikan saat mendukung Jokowi, kami lakukan secara konsisten, tidak ada imbal balik atau harapan imbal balik apapun," kata Eddy.

Menurut Eddy, kontestasi Pilpres 2019 sudah usai. Oleh karena itu sudah tidak ada lagi dikotomi koalisi maupun oposisi dalam parlemen. Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, diungkapkan Eddy, menghormati pilihan Prabowo Subianto yang kini menjadi Menteri Pertahanan.

"Pak Zulhas menghormati pilihan Pak Prabowo. Ketika dijelaskan latar belakang dari niat Prabowo untuk membantu pemerintah, kami memahami. Kita selalu berpikiran terbuka dan positif terhadap hal seperti itu. Kita hormati dan kita ucapkan juga selamat bekerja Pak Prabowo, Edhy Prabowo, dan teman-teman lain yang dilantik hari ini. Tidak ada tanggapan negatif apapun," tegasnya. (OL-8)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More