Rabu 23 Oktober 2019, 12:31 WIB

LIPI Sambut Penunjukkan Bambang Brodjonegoro sebagai Menristek

Atikah Ishmah Winahyu | Humaniora
LIPI Sambut Penunjukkan Bambang Brodjonegoro sebagai Menristek

ANTARA/Wahyu Putro A
Menteri Riset dan Teknologi sekaligus Kepala Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN) Bambang Brodjonegoro

 

KEPALA Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Laksana Tri Handoko menilai ditunjuknya Bambang Brodjonegoro sebagai Menteri Riset dan Teknologi sekaligus Kepala Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN) merupakan pilihan yang baik.

Sebab, sebelumnya, Bambang telah memiliki pengalaman sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).

"Menurut saya, itu pas sekali. Pasalnya, riset dan inovasi kita jujur saja memang banyak tertinggal. Jadi bagaimana kita bisa mempercepat itu," kata Laksana saat ditemui di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang, Rabu (23/10).

Handoko berharap, di bawah kepemimpinan Bambang Brodjonegoro, BRIN dapat mempercepat peningkatan kapasitas dan kompetensi riset serta meningkatkan critical mass.

Baca juga: Jumlah Menteri Perempuan Jokowi Berkurang

"Critical mass dari anggaran, dari SDM, dan dari infrastruktur, sehingga kita memiliki kapasitas yang memadai untuk berkompetisi karena riset itu kompetisinya global, tidak ada riset lokal. Jadi kalau critical mass-nya tidak tercapai semua punya sedikit-sedikit saja ya nggak akan ada yang bisa kompetisi di negara ini," jelasnya.

Selain itu, Laksana berharap kehadiran BRIN dapat merealisasikan integrasi riset sehingga riset di Indonesia memiliki kemampuan untuk berkompetisi.

"Kalau kita bicara mobil listrik, kita akan punya tim yang solid. Setiap hari bekerja bareng 40 sampai 50 orang dengan kualifikasi yang tinggi. Harus integrasi tidak cukup kordinasi, harapan saya itu," ujarnya.

Senada, Deputi Bidang Ilmu Pengetahuan Teknik (LIPI) Agus Haryono menilai Bambang Brodjonegoro mampu membawa sinergi antara lembaga litbang di Indonesia.

"Prof Bambang memiliki track record yang baik dalam memimpin organisasi besar seperti Bappenas," tandasnya. (OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More