Rabu 23 Oktober 2019, 11:45 WIB

Integrasi Peternakan Sapi dengan Kebun Sawit belum Maksimal

Siswantini Suryandari | Humaniora
Integrasi Peternakan Sapi dengan Kebun Sawit belum Maksimal

Istimewa
Kepala BPPT Hammam Riza (tengah) menyampaikan kajian Integrated Cattle and Oil-Palm Production Conference 2019 di Jakarta, Rabu (23/10)

 

KEBUTUHAN pasokan daging sapi di setiap daerah di Indonesia cukup tinggi. Namun pemerintah saat ini mulai menekan impor sapi dan memilih mengandalkan stok dalam negeri. Apalagi Presiden Joko Widodo telah mencanangkan Indonesia mampu mewujudkan swasembada daging sapi.

Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) siap memenuhi permintaan Presiden, agar terpenuhi kebutuhan sapi di dalam negeri. Salah satunya adalah kerja sama BPPT dengan Indonesia Australia Partnership on Food Security in the Red Meat and Cattle Sector (Partnership). Kepala BPPT Hammam Riza mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya tengah mengkaji potensi pemanfaatan lahan perkebunan sawit untuk diintegrasikan dengan peternak sapi, khususnya peternak rakyat.

Ia menjelaskan, permintaan daging sapi nasional Indonesia saat ini terus meningkat, namun peningkatan itu tidak diimbangi dengan peningkatan produksi daging sapi dalam negeri.Sehingga ketersediaan daging sapi secara nasional tentunya masih kurang.

Bahkan pengelolaan lahan perkebunan sawit yang dimiliki Indonesia masih jauh dari luas area perkebunan yang mencapai 14,03 juta hektar. Sedangkan saat ini baru 132.000 hektar lahan sawit yang dimanfaatkan untuk pengintegrasian sapi-sawit. Padahal potensi pemanfaatan lahan itu mencapai 4,4 juta hektar.

"Indonesia sekarang memiliki 14,03 juta hektar perkebunan sawit dengan 4,4 juta areal yang berpotensi untuk diintegrasikan dengan ternak sapi. Namun saat ini baru 132.000 hektar perkebunan sawit yang sudah diintegrasikan dengan 66.000 ekor sapi," kata Hammam kepada wartawan di sela-sela acara  Integrated Cattle and Oil-Palm Production (ICOP) Conference 2019 di Jakarta, Rabu (23/10).

Hammam menambahkan melalui Integrated Cattle and Oil-Palm Production (ICOP) Conference 2019 ini, diharapkan akan mendapat masukan dari para narasumber termasuk para pakar dari negara tetangga seperti Malaysia dan Papua Nugini tentang integrasi sawit dan sapi.

Apalagi BPPT sudah melakukan hasil uji coba Partnership selama lima tahun di Pelalawan, Riau. Serta tiga tahun melaksanakan integrasi sapi-sawit bersama empat perkebunan kelapa sawit di empat provinsi di Indonesia.

Konferensi ini bertujuan untuk menyampaikan hasil kajian BPPT selama 5 tahun mengenai integrasi produksi sapi dan kelapa sawit oleh peternak rakyat di Pelalawan, Riau, serta hasil uji coba Partnership selama 3 tahun melaksanakan integrasi sapi-sawit bersama 4 perkebunan kelapa sawit di 4 provinsi di Indonesia.

Deputi Bidang Kerja Sama Penanaman Modal BKPM, Wisnu Wijaya Soedibjo selaku Co-chair Indonesia Australia Partnership on Food Security in the Red Meat and Cattle Sector, mengatakan bahwa pihaknya melalui salah satu program di Partnership telah mengujicobakan integrasi sapi-sawit sejak 2016.

"Salah satu potensi usaha pembiakan sapi di Indonesia adalah dengan memanfaatkan lahan-lahan yang sudah ada, termasuk lahan bekas tambang dan perkebunan sawit,” ungkap Wisnu.

Saat ini, diperkirakan terdapat lebih dari 14 juta hektar perkebunan sawit di Indonesia.

"Pembiakan sapi di lahan perkebunan kelapa sawit dapat memberikan aliran pendapatan tambahan bagi pemiliknya, mengurangi biaya produksi serta meningkatkan produktivitas," kata Wisnu.

Tidak ketinggalan Wakil Duta Besar Australia untuk Indonesia, Allaster Cox, menyatakan bahwa Indonesia merupakan mitra penting bagi Australia di sektor daging merah dan sapi sejak lama.

baca juga: BPJS TK Gelar Porseni dengan Tema 'Harmony for Health and Future

"Melalui Partnership, Pemerintah Australia terus mendukung kajian dan inovasi baru untuk meningkatkan produktivitas, keberlanjutan, dan daya saing sektor daging merah dan sapi di Indonesia, termasuk dalam hal pembiakan sapi secara komersial," ungkap Cox.

ICOP Conference 2019 adalah fórum pertama di Indonesia yang fokus untuk mendiskusikan peluang dan tantangan integrasi sapi dan kelapa sawit.  (OL-3)

Baca Juga

AFP/Jason

Andalkan Kecerdasan Buatan Microsoft Hentikan Jurnalis

👤Antara 🕔Minggu 31 Mei 2020, 23:37 WIB
PHK adalah bagian dari dorongan yang lebih besar oleh Microsoft untuk mengandalkan kecerdasan buatan untuk mengambil berita dan konten yang...
Antara

AR Google Permudah Hitung Jarak Sosial

👤Antara 🕔Minggu 31 Mei 2020, 23:32 WIB
Jika Anda memiliki perangkat Android, cukup buka browser Chrome dan buka goo.gle/sodar untuk mencoba alat baru bernama...
Bea cukai

Covid-19 Momentum Tepat Berhenti Merokok

👤Antara 🕔Minggu 31 Mei 2020, 22:58 WIB
Merokok dapat meningkatkan risiko penularan virus korona baru yang akan memperberat komplikasi penyakit akibat...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya