Rabu 23 Oktober 2019, 11:18 WIB

Sofyan Basir Khawatirkan Direktur BUMN Jadi Pesakitan

Abdillah Muhammad Marzuqi | Politik dan Hukum
Sofyan Basir Khawatirkan Direktur BUMN Jadi Pesakitan

MI/ BARY FATHAHILAH
Terdakwa kasus suap proyek PLTU Riau-1 Sofyan Basir (batik) menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta.

 

MANTAN Dirut PLN Sofyan Basir mengkhawatirkan kasus yang menimpa dirinya bisa terjadi pada Dirut BUMN yang lain. Kekhawatiran itu diungkap dalam pembacaan nota pembelaan pribadi dalam persidangan kasus dugaan suap terkait proyek pembangunan PLTU Riau-1 di Pengadilan Tipikor Jakarta (21/10).

Menurutnya, penetapan tersangka dirinya oleh KPK banyak yang harus diberi catatan. Ia berharap agar KPK tidak berlaku subjektif dan tetap berjalan berdasar hukum berlaku.

Baca juga: Sofyan Basir Merasa Dikriminalisasi

"Namun, jika KPK melakukan penegakan hukum dengan cara-cara seperti yang dilakukan dalam perkara ini, saya khawatir Direktur-Direktur BUMN yang professional dan berintegritas dapat menjadi pesakitan dan program-program pemerintah guna peningkatan kesejahteraan masyarakat dan perekonomian negara terhambat bahkan hilang," ujar Sofyan Basir melalui kuasa hukumnya.

Baca juga: Sofyan Basir Minta Dibebaskan dari Tuntutan

Menurutnya, KPK juga perlu dikritisi jika melakukan penegakan hukum yang tidak benar atau tidak berdasarkan hukum. Kritik itu dimaksudkan agar KPK dapat memperbaiki diri dan menjadi lembaga penegak hukum yang memang benar-benar layak dapat dipercaya masyarakat.

Sofyan juga mengungkap harapan agar KPK juga mempertimbangkan aspek kepentingan dan kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan perekonomian negara serta aspek-aspek sosial lainnya. Kerja KPK juga tidak dipaksakan hanya untuk memenuhi kepentingan oknum tertentu.

Baca juga: Dakwaan Berubah tidak Memberatkan Sofyan Basir

Baca juga: Sofyan: Kasus Saya Hasil Kriminalisasi dengan Kreativitas Tinggi

Meski kecewa terhadap proses hukum yang dialami, Sofyan Basir mengaku akan tetap menghormati dan mengikutinya.

"Walaupun saya kecewa, marah, dan sakit hati namun saya tetap menghormati dan mengikuti proses hukum perkara ini," ungkap Sofyan Basir. (Zuq/OL-09)

 

Baca Juga

ilustrasi

KRI Teluk Jakarta-541 Tenggelam di Perairan Pulau Kangean

👤Despian Nurhidayat 🕔Selasa 14 Juli 2020, 23:21 WIB
KRI Teluk Jakarta-541 mengalami kebocoran yang mengakibatkan tenggelam pada kedalaman sekitar 90 meter di perairan Timur Laut Pulau...
MI/Susanto

Surya, Inspirator Kaum Muda Membangun Negeri

👤Theofilus Ifan Sucipto 🕔Selasa 14 Juli 2020, 23:19 WIB
Surya Paloh memang tak asing di Negeri ini. Lusa, diusianya yang ke 69 sosok besar tinggi itu masih tetap moncer ditengah kancah kehidupan...
ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

Komisi III Kumpulkan Perwakilan Fraksi Bahas Pansus Djoko Tjandra

👤Putra Ananda 🕔Selasa 14 Juli 2020, 21:35 WIB
Pembentukan Pansus akan mengikuti suara mayoritas fraksi di Komisi III. Herman memastikan Pansus dibahas sesuai dengan mekanisme yang ada...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya