Rabu 23 Oktober 2019, 05:40 WIB

Alokasi PSU Tahun Depan Capai Rp202 Miliar

(Ant/E-1) | Ekonomi
Alokasi PSU Tahun Depan Capai Rp202 Miliar

(Foto: dok. Kementerian PUPR)
umah murah masih akan bertumbuh tahun depan.

 

DIRJEN Penyediaan Perumahan Kementerian PU-Pera Khalawi Abdul Hamid menyatakan pemerintah mengharapkan pengembang terus berkomitmen mendukung program pembangunan rumah bersubsidi guna meningkatkan kualitas perumahan layak huni bagi masyarakat.

"Rumah subsidi itu dibangun untuk rakyat agar mereka bisa tinggal dengan layak. Pengembang yang menerima bantuan PSU (prasarana, sarana, dan utilitas) juga harus berkomitmen untuk mendukung program pemerintah khususnya rumah bersubsidi," kata Khalawi Abdul Hamid dalam rilis yang diterima di Jakarta, kemarin.

Selain itu, ujar dia, kualitas rumah dan lingkungan serta fasilitas pendukungnya juga harus dijaga sebaik mungkin.

Ia mengemukakan bahwa Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-Pera) terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas perumahan layak huni bagi masyarakat.

Termasuk dengan penyaluran bantuan PSU seperti jalan lingkungan, penyediaan jaringan air bersih, dan tempat pembuangan sampah terpadu kepada pengembang perumahan yang membangun perumahan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Bantuan PSU tersebut dinilai merupakan stimulan bagi kalangan pelaku pembangunan rumah untuk membangun rumah MBR dalam rangka pencapaian target program satu juta rumah.

Khalawi menuturkan bantuan PSU ini diharapkan bisa mendorong pengembang untuk membangun lebih banyak rumah bersubsidi untuk masyarakat Indonesia.

"Dengan dibangunnya PSU, pemerintah ingin agar masyarakat yang tinggal di rumah bersubsidi dapat tinggal dengan lebih nyaman," katanya.

Sebagai informasi, Kementerian PU-Pera telah menyalurkan bantuan PSU untuk 119.695 unit rumah bersubsidi secara nasional mulai 2015 hingga 2019. Jumlah tersebut diperkirakan akan terus bertambah seiring dengan kebutuhan rumah bersubsidi setiap tahunnya.

Alokasi anggaran di 2019 untuk bantuan PSU sebesar Rp123 miliar untuk 13.000 unit rumah bersubsidi secara nasional.

"Tahun 2020 mendatang kami telah mengalokasikan dana sekitar Rp202 miliar untuk pembangunan PSU sebanyak 22.500 unit rumah," ujar Khalawi.

Jumlah itu bertambah seiring dengan banyaknya unit rumah yang akan dibangun. (Ant/E-1)

Baca Juga

MI/RAMDANI

Gerak Cepat Pasca-Presiden Marah

👤M Ilham Ramadhan 🕔Sabtu 04 Juli 2020, 06:50 WIB
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menargetkan seluruh dana PEN untuk UMKM terserap pada September...
DOK PGN

PGN Dukung Pertumbuhan Kawasan Industri Sumut

👤RO/E-2 🕔Sabtu 04 Juli 2020, 06:40 WIB
Salah satunya ialah di wilayah Sumatra bagian utara sebagai wilayah yang telah menerima manfaat kebijakan sesuai Kepmen ESDM 89.K/2020 pada...
DOK KEMENTAN

Kementan dan PU-Pera Garap Food Estate di Kalteng

👤Des/E-1 🕔Sabtu 04 Juli 2020, 06:30 WIB
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo bertemu dengan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-Pera) Basuki Hadimuljono guna...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya