Rabu 23 Oktober 2019, 04:40 WIB

Praktik Prostitusi di Apartemen Terbongkar

(KG/J-2) | Megapolitan
Praktik Prostitusi di Apartemen Terbongkar

ist
ilustrasi

 

POLISI berhasil mengungkap tersangka praktik prostitusi di Apartemen Margonda Residence 2. Pria bernama Reza, 20, yang berperan sebagai muncikari kini ditahan.

Dalam menjalankan aksinya, Reza mempekerjakan satu rekan perempuannya, yaitu H, 23, untuk dijadikan pekerja seks komersial (PSK).

Modusnya ialah Reza menawarkan jasa H pada pria hidung belang melalui media sosial dengan akun nama Agnes Amalia. Dari akun tersebut, Reza mengelola para pelanggan H.

Tiap pelanggan dipatok harga antara Rp500 ribu-Rp650 ribu untuk satu jam. Harga itu sudah termasuk sewa kamar apartemen. Dari harga tersebut, Reza mendapat komisi. "Dapat antara Rp100 ribu-Rp150 ribu per pelanggan. Sisanya untuk perempuannya," kata Reza di tahanan Polresta Depok, Selasa (22/10).

"Saya sewain kamar apartemennya. Sekalian kalau ada yang mau kencan tawarkan wanita," kata Reza yang berprofesi sebagai petugas kebersihan kamar apartemen.

Ia mengakui penghasilan dari bisnis prostitusi online ini sekitar Rp300 ribu per hari. "Uangnya ya buat sehari-hari aja," ceritanya.

"Pelaku menggeluti usaha ini pada September 2019 dan baru satu korbannya. Kemungkinan ada perempuan lain yang jadi korban. Tersangka dikenakan tindak pidana perdagangan orang," kata Kasubag Humas Polresta Depok, AKP Firdaus.

Wali Kota Depok Idris Abdul Shomad menyebutkan Pemerintah Kota Depok akan melakukan revisi terhadap pembuatan IMB khusus apartemen dan akan berkolaborasi dengan kepala Pengadilan Negeri, Dandim, dan Kapolresta Depok. (KG/J-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More