Selasa 22 Oktober 2019, 18:26 WIB

NasDem Tegaskan Tetap di Gerbong Jokowi

Putra Ananda | Politik dan Hukum
NasDem Tegaskan Tetap di Gerbong Jokowi

MI/Susanto
Sekjen Partai NasDem Johnny G Plate saat dipanggil Presiden joko Widodo ke Istana Kepresidenan

 

PARTAI NasDem menegaskan tetap berada dalam gerbong pemerintahan periode kedua Presiden Joko Widodo (Jokowi).

NasDem akan menjadi mitra kritis bagi pemerintah dalam menyiasati gemuknya koalisi pendukung Jokowi-Ma'ruf Amin di parlemen. Hal tersebut diungkapkan oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai NasDem, Johnny G. Plate di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (22/10).

"NasDem akan memainkan posisi kritis konstruktif jika checks and balances di DPR RI tidak berjalan dengan baik, hal ini untuk menghasilkan kebijakan publik yang baik bagi negeri kita. Namun jika peran itu dapat dilakukan oleh rekan fraksi lainnya maka kami akan menjadi garda kebijakan pemerintah di parlemen," ujar Johnny.

Johnny menegaskan NasDem memiliki kewajiban untuk memastikan kebijakan pemerintah tetap sesuai dengan kepentingan rakyat. Untuk itu Nasdem akan menjadi garda terdepan mengawal kebijakan-kebijakan pemerintah di parlemen.

Baca juga : KPK Akui Pernah Periksa Sejumlah Nama Calon Menteri

Johnny menegaskan NasDem juga tidak segan untuk berlaku kritis kepada pemerintahan Jokowi jika memang kebijaknnya melenceng dari kepentingan rakyat.

"Jika saja di parlemen tidak ada pikkiran-pikiran kritis pembanding, NasDem akan memainkan peran kritik, kritis konstruktif untuk memastikan kebijakan pemerintah kebijakan Pak Jokowi berkualitas dan bermanfaat untuk negara," ujarnya.

Johnny melanjutkan NasDem memandang masuknya Gerindra ke dalam koalisi di atas kepentingan pragmatis untuk mencapai konsensus di tingkat para pimpinan partai politik dalam menjaga keutuhan negara dan meningkatkan soliditas kehidupan sebagai bangsa.

Dengan begitu hal-hal peran serta politik di dalam kabinet diserahkan sepenuhnya kepada presiden terplilih melalui hak prerogatifnya.

"Kami hormati hak prerogatif presiden, jangan justru dianggap masuknya Gerindra sebagai bagi-bagi jatah portofolio kabinet," ujarnya. (OL-7)

Baca Juga

Ilustrasi

Mendesak, Komisi I Klaim Sudah Ngebut Bahas RUU PDP

👤Putri Rosmalia Octaviyani 🕔Selasa 04 Agustus 2020, 15:21 WIB
Christina mengatakan, sejauh ini semua kalangan sepandapat, bahwa Indonesia memang sangat membutuhkan aturan perundang-undangan terkait...
Ilustrasi

Kejagung Telusuri Peran Jaksa Pinangki Saat Bertemu Joko Tjandra

👤Putra Ananda 🕔Selasa 04 Agustus 2020, 15:09 WIB
Dirdik Jampidsus Febrie Adriansyah menyampaikan pemeriksaan tersebut dilakukan untuk mengetahui peran Jaksa Pinangki dalam kasus pelarian...
Antara

Presiden Tekankan Kembali Pentingnya Gunakan Masker

👤Andhika Prasetyo 🕔Selasa 04 Agustus 2020, 14:40 WIB
Presiden Joko Widodo terus menekankan pentingnya menggunakan masker demi mencegah potensi penyebaran...

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya