Selasa 22 Oktober 2019, 18:04 WIB

Ketua MPR Nilai Masuknya Gerindra untuk Kepentingan Nasional

Putra Ananda | Politik dan Hukum
Ketua MPR Nilai Masuknya Gerindra untuk Kepentingan Nasional

MI/Ramdani
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto bersama Edhy Prabowo memenuhi panggilan Presiden Joko Widodo

 

KETUA MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) menilai masuknya Gerindra ke dalam Kabinet Kerja Jilid II harus dilihat sebagai salah satu upaya Presiden Joko Widodo dalam menjaga kepentingan nasional bangsa dan negara.

Masuknya Gerindra ke dalam kabinet tidak hanya sebatas pembagian kursi di dalam kabinet.

"karena ada kepentingan yang lebih besar yang harus kita pikirkan yaitu kepentingan rakyat. Jadi jangan berfikir soal bagi-bagi kursi saja tapi bagaimana untuk membuat pemerintahan dan parlemen ke depan menjadi lebih kuat," tutur Bamsoet

Bamsoet menampik masuknya Gerindra ke dalam kabinet akan mengurangi kualitas checks and balances parlemen kepada pemerintah. Menurut Bamsoet fungsi kritis parlemen kepada pemerintahan tidak akan berkurang meskipun komposisi parlemen didominasi oleh partai pendukung pemerintah.

Baca juga : Kepala RSPAD Turut Dipanggil Jokowi

"Saya meyakini tidak akan menghilangkan kekritisan. Karena yang dikritik ke depan bukan presidennya, tapi kebijakan-kebijakan dan langkah dari para menteri. Kita justru berharap para menteri ke depan bisa lebih kerja keras lagi agar presidennya tidak dikiritik di parlemen," tuturnya.

Mengenai posisi Prabowo Subiano yang dikabarkan akan ditempatkan sebagai Menteri Pertahanan, Bamsoet menilai hal tersebut sudah sesuai dengan kompetensi yang dimiliki oleh Prabowo.

Dirinya berharap Prabowo mampu membawa Indonesia sebagai negara dengan pertahanan negara yang kuat dan disegani di dunia internasional.

"Pak Prabowo punya pengalaman dan kemampuan, mantan Ketua Umum HKTI. Bahkan ketika saya dan pimpinan MPR bertemu beliau menyampaikan pandangan dan visi misinya terhadap pertanian yang harus swasembada. Jadi menurut saya kalau Gerindra masuk sektor pertanian itu bukan omong kosong, mereka punya konsep yang menurut saya luar biasa bagus," ujarnya. (OL-7)

Baca Juga

MI/ADAM DWI

Satgas Lawan Covid-19 DPR Tinjau Posko Masak Covid-19

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 06 Juni 2020, 20:55 WIB
Satgas Lawan Covid-19 DPR RI beserta rombongan juga berkesempatan makan siang di Posko Masak, menunya pun sama dengan yang akan...
DOK DPR RI

Meutya: Kepemimpinan Penerapan New Normal Tetap di Tangan Sipil

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 06 Juni 2020, 19:25 WIB
Menurut Meutya Hafid, posisi TNI dalam hal penerapan tatanan normal baru hanyalah membantu pemerintah, khususnya pemerintah daerah dan...
Antara/Fransisco Carrolio Hutama Gani

Istana Tegaskan Terapkan New Normal Secara Hati-Hati

👤Dhika Kusuma Winata 🕔Sabtu 06 Juni 2020, 17:05 WIB
.Sebelum memasuki kenormalan baru, tahapan transisi dengan pembukaan sebagian aktivitas publik dan ekonomi diterapkan secara...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya