Selasa 22 Oktober 2019, 17:54 WIB

Ketua DPR Ungkap Wakapolri Komjen Ari Dono Menjadi Plt Kapolri

Ketua DPR Ungkap Wakapolri Komjen Ari Dono Menjadi Plt Kapolri

Antara
Wakapolri Komjen Ari Dono yang menjadi pelaksana tugas Kapolri.

 

KETUA DPR RI Puan Maharani mengatakan Surat Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait permohonan pengunduran diri Kapolri Jenderal Tito Karnavian telah diterima DPR pada Selasa (22/10) siang, dan dalam surat tersebut disampaikan Wakapolri Komjen Ari Dono sebagai Pelaksana Tugas Kapolri.

"Presiden sudah disampaikan yang akan menjadi Pelaksana Tugas adalah Wakapolri Ari Dono sampai ditentukan lagi siapa pengganti Kapolri," kata Puan, usai Rapat Paripurna DPR RI, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (22/10).

Puan menjelaskan, pimpinan DPR baru menerima Surat Presiden Joko Widodo terkait pemberhentian Tito sebagai Kapolri mengingat Tito akan ditugaskan memangku jabatan lain di pemerintahan.

Menurut dia, karena tidak boleh rangkap jabatan dan agar maksimal menjalankan tugasnya, Presiden Joko Widodo menyampaikan surat terkait penugasan lain kepada Tito. "Dan tentu saja surat pengunduran diri dari Tito yang menyatakan beliau meminta mengundurkan diri sebagai anggota Polri dan sebagai Kapolri," ujarnya.

Puan mengatakan sempat menerima kedatangan Tito sebelum rapat paripurna dan yang bersangkutan menyampaikan telah diberikan amanah baru di pemerintahan.

Namun, Puan enggan mengungkapkan posisi baru yang akan diemban Tito, karena akan diumumkan Presiden Jokowi pada Rabu (23/10).

Baca juga: KLHK Gandeng Nicholas Saputra Sosialisasi Perubahan Iklim

Rapat Paripurna DPR RI pada Selasa (22/10) menyetujui usulan Presiden Jokowi untuk memberhentikan Jenderal Tito Karnavian sebagai Kapolri. "Kami memohon persetujuan kepada dewan apakah dapat disetujui," kata Ketua DPR RI Puan Maharani dalam Rapat Paripurna DPR RI, di Kompleks Parlemen, Jakarta.

Lalu, seluruh anggota DPR RI yang hadir menyatakan setuju usulan Presiden memberhentikan Tito sebagai Kapolri.

Dia mengatakan alasan pengunduran diri tersebut, karena yang bersangkutan akan mengemban tugas negara dan pemerintahan lainnya.

Puan mengatakan, permintaan pengunduran diri tersebut sesuai surat Presiden Nomor R51 tanggal 21 Oktober 2019 perihal Permintaan pPmberhentian Kapolri.

Baca Juga

Ilustrasi

Komnas HAM: Perpres Terorisme Tak Boleh Lampaui UU

👤Faustinus Nua 🕔Senin 25 Mei 2020, 19:33 WIB
"Perpres-kan turunan dari UU. Isinya tidak boleh melampaui UU yang memerintahkan adanya Perpres itu. Pelibatan militer harus dalam...
Antara/Andreas Fitri Atmoko

Langgar Aturan Asimilasi, 135 Napi Kembali Masuk Bui

👤Insi Nantika jelita 🕔Senin 25 Mei 2020, 18:28 WIB
"Total ada 135 narapidana asimilasi yang tertangkap kembali setelah mendapatkan kebijakan Kemenkumham akibat adanya...
Akun Facebook Ananda Naris

Soal Bendera Tiongkok Berkibar di Maluku Utara: False Context

👤Henri Siagian 🕔Senin 25 Mei 2020, 16:31 WIB
False context adalah konten yang disajikan dengan narasi dan konteks yang...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya