Selasa 22 Oktober 2019, 17:07 WIB

BMKG Ingatkan Bahaya Pancaroba

Faishol Taselan | Nusantara
BMKG Ingatkan Bahaya Pancaroba

Antara
BMKG memprediksi akan terjadi cuaca ekstrem memasuki musim pancaroba.

 

BADAN Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Klas I Juanda mengimbau pada masyarakat agar mewaspadai adanya cuaca ekstrim. Apalagi saat ini wilayah Jatim pada masa peralihan dari musim kemarau menuju musim hujan (pancaroba) yaitu pada Oktober hingga November.
      
Plt Kepala Stasiun BMKG, Rofiq Isa Mansur di Surabaya, Selasa (22/10)  mengatakan, cuaca ekstrem bisa berupa hujan es, hujan lebat secara tiba-tiba, angin kencang sesaat yang berskala dari awan cumulonimbus (CB), baik itu puting beliung ataupun downburst serta adanya peningkatan intensitas sambaran petir yang berasal dari awan CB.
      
"Hujan yang terjadi pada saat pancaroba bersifat sporadis atau tidak merata. Dan terjadi secara tiba-tiba dengan intensitas yang lebat, sehingga harap diwaspadai timbulnya genangan air," katanya.
      
Dikatakan, intensitas angin kencang sesaat yang bersifat merusak akan meningkat pada masa transisi/pancaroba. Namun, tidak semua angin kencang yang merusak tersebut adalah puting beliung.
      
"Dalam istilah meteorologi angin kencang atau hempasan udara dingin yang berasal dari awan CB disebut dengan downburst. Downburst sama berbahayanya dengan putting beliung," katanya.

baca juga: Karawang Alokasikan 15% Anggaran Untuk Beasiswa Santri
      
Untuk itu diharapkan masyarakat agar selalu waspada terhadap berbagai cuaca ekstrim di masa pancaroba.

"Jangan lupa juga selalu menjaga kesehatan akibat pengaruh perubahan cuaca," tambahnya.(OL-3)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More