Selasa 22 Oktober 2019, 14:38 WIB

Trump: Kesepakatan Dagang AS-Tiongkok Fase Pertama Diteken Novemb

Melalusa Susthira K | Internasional
Trump: Kesepakatan Dagang AS-Tiongkok Fase Pertama Diteken Novemb

AFP/Brendan Smialowski
Presiden AS Donald Trump berbicara pada pertemuan kabinet di Gedung Putih, Washington DC, AS, Senin (21/10).

 

PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengungkapkan kemajuan dalam mengembangkan naskah terkait kesepakatan dagang fase pertama dengan Tiongkok, yang diyakini dapat ditandatangani pada November mendatang.

Trump optimistis Beijing dan Washington akan meneken kesepakatan parsial yang telah ia umumkan pada awal bulan ini.

"Kami pikir, kami akan dapat menandatangani dokumen lengkap dengan Tiongkok pada fase pertama," ujar Trump di Gedung Putih, Senin (21/10).

Sementara itu, Perwakilan Dagang AS Robert Lighthizer mengatakan upaya untuk menyelesaikan dokumen kesepakatan tersebut sebelum KTT Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC) di Cile bulan depan telah sesuai dengan yang dijadwalkan. Meskipun demikian, Lighthizer mengungkapkan beberapa pekerjaan masih harus dirampungkan.

"Target kami adalah untuk menyelesaikan kesepakatan fase pertama sebelum Anda (Trump) pergi ke Cile," tutur Lighthizer kepada Trump.

Namun sebelum Trump mengeluarkan pernyataan tersebut, Menteri Perdagangan AS Wilbur Ross mengatakan bahwa AS tidak terburu-buru untuk menandatangani kesepakatan tersebut pada bulan depan.

"Kami ingin membuat kesepakatan. Namun dari sudut pandang kami, ini harus menjadi kesepakatan yang tepat dan tidak harus ditandatangani pada November," ujar Ross kepada Fox Business Senin, (21/10).

Gedung Putih menyebut kesepakatan dagang parsial AS-Tiongkok tersebut mencakup peningkatan pembelian Tiongkok terhadap ekspor pertanian AS. Kesepakatan itu juga meliputi sektor jasa keuangan dan mata uang, serta perlindungan kekayaan intelektual.

Terkait hal tersebut pada Senin (21/10), Trump mengatakan bahwa Tiongkok sudah mulai membeli produk-produk AS.

Adapun dalam sebuah forum pertahanan di Beijing, Wakil Menteri Luar Negeri Tiongkok Le Yucheng mengatakan mereka menginginkan hubungan Tiongkok dengan AS berdasarkan koordinasi, kerja sama dan stabilitas.

"Kami tidak menyetujui taktik mengacungkan sederet tarif setiap saat dan memberikan tekanan maksimum pada Tiongkok. Praktik ini merupakan pemikiran lama dan tidak akan berhasil," tutur Le Yucheng. (AFP/Uca/OL-09)

Baca Juga

AFP/Shahzad ABDUL

Imigran Turun dari Ocean Viking di Sisilia

👤Basuki Eka Purnama 🕔Selasa 07 Juli 2020, 08:37 WIB
Para imigran turun satu persatu sembari membawa ransel di Porto Empedocle, pantai barat pulau Italia...
AFP/Xavier Galiana

India Jadi Negara Tertinggi Ketiga Kasus Covid-19

👤Faustinus Nua 🕔Selasa 07 Juli 2020, 07:07 WIB
Jumlah kasus di negara itu terus meningkat, hingga Senin (6/7), dilaporkan 24.000 kasus baru dalam 24 jam, sehingga total menjadi hampir...
AFP/TONY KARUMBA

Kenya Buka Lagi Penerbangan Internasional

👤Basuki Eka Purnama 🕔Selasa 07 Juli 2020, 06:49 WIB
Kenya mencatatkan lebih dari 8 ribu kasus covid-19 dan 164 kematian, tertinggi di Afrika...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya