Selasa 22 Oktober 2019, 14:17 WIB

Rayakan Hari Santri Dengan Salat Istisqa

Haryanto | Nusantara
Rayakan Hari Santri Dengan Salat Istisqa

Antara
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bersama ribuan santri melaksanakan salat istisqa dalam merayakan Hari Santri Nasional

 

BERSAMA  ribuan santri dan masyarakat Rembang, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Wakilnya, Taj Yasin Maimoen melaksanakan salat istisqa, berdoa pemohon curahan hujan. Salat ilakukan di alun-alun Kabupaten Rembang setelah upacara peringatan Hari Santri Nasional, Selasa (22/10). Ganjar Pranowo mengatakan di sebagian besar wilayah di Jawa Tengah saat ini masih dilanda kekeringan. Meski sempat turun hujan, namun intensitasnya masih sangat rendah.

"Sekarang kita berkumpul dengan para santri, kiai dan masyarakat untuk memohon agar segera diberi curah hujan," kata Ganjar.

Untuk mengatasi kekeringan tersebut, Ganjar menyampaikan upaya secara fisik telah dilakukan. Melengkapi itu, upaya batin atau spiritual juga dilakukan. Bukan kali ini saja, pada Jumat (18/10) kemarin juga dilaksanakan salat istisqa di Masjid Agung Jawa Tengah.

"Setelah upaya fisik, kita juga melakukan upaya batin, spiritual. Boleh percaya boleh tidak, kemarin alhamdulilah (di Semarang dan sekitarnya)
hujan," katanya.

Ganjar berharap dengan upaya fisik dan spiritual tersebut hujan akan segera turun. Meskipun telah diprediksi bakal diguyur pada akhir Oktober, Ganjar mengatakan terus berupaya agar kekeringan di wilayahnya tidak menimbulkan permasalahan serius.

"Semoga akhir Oktober hujan turun. Kemarin juga telah koordinasi dengan BMKG. Mereka bilang akhir Oktober bakal turun hujan,"
katanya.

baca juga: Wagub Jabar: Pemerintah Harus Bentuk Kementerian Pesantren

Kepala BPBD Jateng, Sudaryanto mengatakan terdapat 233.500 orang atau 58.375 kepala keluarga (KK) yang terdampak kesulitan air. Upaya fisik yang dilakukan adalah dengan melakukan droping air. Bahkan bantuan air dari BPBD kabupaten-kota maupun provinsi dan sejumlah pihak lain sejauh ini mencapai 21.557 tangki atau 101.740.800 liter air.

"Total ada 903.831 jiwa yang terdampak atau 241.751 KK," kata Kepala BPBD Jateng, Sudaryanto. (OL-3)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More