Selasa 22 Oktober 2019, 05:00 WIB

Dana Kontingen Diminta Ditambah

Despian Nurhidayat | Olahraga
Dana Kontingen Diminta Ditambah

MI/PANCA SYURKANI
Komandan Kontingen (Cdm) Indonesia untuk SEA Games 2019 Harry Warganegara.

JUMLAH atlet dan ofisial Indonesia yang mendaftarkan­ diri untuk ikut SEA Games 2019 di Filipina membeludak. Menurut Komandan Kontingen (Cdm) Indonesia untuk SEA Games 2019 Harry Warganegara, dibutuhkan anggaran tambahan agar bisa mengakomodasi seluruh kebutuhan atlet dan ofisial.

Dalam rapat yang digelar di Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Jakarta, kemarin, Harry mengemukakan bahwa saat ini anggaran­ yang ada ialah Rp47 miliar, dan itu hanya cukup untuk 800 orang. Sementara itu, yang terdaftar mencapai 1.276 orang, termasuk atlet dan ofisial.

“Kalau jumlahnya 1.276 orang­, dana yang dibutuhkan ialah Rp64 miliar. Saya menyarankan­ agar pemerintah menambahkan anggaran, dan bila pemerintah sudah menyetujui­ hal ini, saya harapkan jumlah ini tetap bertahan di angka tersebut,” kata Harry.

Di pertemuan yang juga dihadiri pihak Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), dan Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Harry mengatakan 1.276 orang itu terdiri atas 773 atlet yang kemudian ditambah ofisial yang memiliki fungsinya masing-masing.

Sekretaris Jenderal KOI Ferry J Kono yang hadir di rapat tersebut mengatakan persoalan anggaran itu harus dirembukkan kembali dengan Kemenpora. Menurutnya, dana Rp47 miliar ialah uang yang dialokasikan Kemenpora. Namun, KOI belum pernah menetapkan jumlah yang dibutuhkan. “Munculnya usulan Rp64 miliar berdasarkan hitungan jumlah kontingen yang diberangkatkan. Prinsipnya, PMK menerima usulan Rp64 miliar itu. Makanya, kita akan bicarakan dengan Ibu Yuni Poerwanti selaku Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora,” kata Ferry.

Sekretaris Kemenpora Gatot S Dewa Broto menyampaikan ada tiga skenario yang bisa dipilih untuk bisa menyelesaikan persoalan penambahan anggaran. “Skenario pertama, Kemenpora hanya memberikan anggaran Rp47 miliar. Skenario kedua, jumlah tersebut akan ditambah dari pihak lain. Untuk yang ketiga, ialah mungkin dana Rp47 miliar tersebut plus ditambahkan dengan beberapa sumber sesuai pertimbangan Kemenpora. Semua itu masih harus dibahas besok (hari ini),” jelas Gatot.

Target medali emas

Federasi Olahraga Karate Do Indonesia (Forki) menargetkan dua medali emas didapat atlet-atletnya di SEA Games nanti. Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi Forki Djafar E Djantang mengatakan bahwa target medali yang ingin dicapai cabang olahraga karate sudah terlihat dari dua nomor yang akan dipertandingkan.

“Kami prediksi (medali emas didapat) dari kelas 55 kg putri dan 60 kg putra. Ada peluang besar dari Coki (Cokorda Istri Agung Sanistya Rani) di sektor putri dan Rifki (Rifki Adriansyah Arrosyiid) di sektor putra,” ungkap Djafar ketika ditemui di Wisma Serbaguna Senayan, kemarin.

Pada saat yang sama, Ketua Umum KONI Marciano Norman yang mengunjungi Djafar dan atlet karate di Wisma Serbaguna, optimistis karate bisa meraih hasil terbaik di Filipina. “Setiap pelatih punya program untuk atletnya sehingga puncaknya tidak perlu diragukan,” kata Marciano. (R-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More