Sabtu 19 Oktober 2019, 17:05 WIB

Bisnis Ritel di Kompleks Rumah Sakit Menjanjikan

mediaindonesia.com | Ekonomi
Bisnis Ritel di Kompleks Rumah Sakit Menjanjikan

Istimewa
Gerai ritel di Rumah Sakit Harapan Kita, Jakarta.

 

BISNIS ritel yang konvensional lebih memiliki lokasi strategis yang dekat dengan pusat perbelanjaan, lokasi hiburan, kompleks perumahan, dan sisi jalan raya yang ramai. Namun kini bisnis ritel telah merambah dan berkembang di dalam kompleks rumah sakit.

Bisnis ritel di sekitar dan di dalam kompleks  telah berkembang dengan baik. Dengan membidik kalangan pasien dan keluarganya serta tenaga medis, ritel di lokasi pelayanan kesehatan cukup menjanjikan.     

Hal tersebut terlihat dari pembukaan gerai perdana Midi Fresh di Rumah Sakit Harapan Kita, Jakarta Barat, Sabtu (19/10). Langkah PT Midi Utama Indonesia Tbk ini mendapat sambutan positif dari masyarakat.

Peluncuran tersebut kian melengkapi format gerai lain milik perusahaan tersebut yakni Alfamidi, Alfamidi Premium, dan Alfamidi Super. Salah satu tujuannya adalah untuk diversifikasi dan membuat pelanggan kian mudah dalam memenuhi kebutuhan mereka.

Di gerai berukuran 30 meter persegi itu, Midi Fresh menjual aneka buah-buahan segar--baik dalam bentuk potong maupun utuh, serta jus, salad, dan yogurt. Semua itu adalah produk yang sangat dibutuhkan pengunjung rumah sakit, terutama keluarga pasien.

T.A Malucky, Franchise General Manager PT Midi Utama Indonesia Tbk, mengatakan Midi Fresh adalah bagian dari konsep baru perusahaan untuk pembukaan toko Alfa Midi ke depan. Artinya, yang dijual adalah banyak barang-barang fresh khususnya buah-buahan.

"Lokasi-loasi seperti rumah sakit, gedung perkantoran, dan apartemen adalah salah satu target ekspansi kita ke depan, terutama untuk konsep Midi Fresh," ujar Malucky saat ditemui di sela-sela acara pembukaan di RS Harapan Kita, Jumat (18/10).

Mengenai target untuk konsep ini, pihaknya akan membuat klaster-klaster berdasarkan lokasi terlebih dahulu sehingga ada satu pola yang bisa diterapkam di tempat yang lain.

 "Karateker market seperti di sini kan mungkin berbedar dengan yang di perumahan. Contohnya saya jual minyak goreng atau beras di sini mungkin nggak laku. Jadi artinya kita sesuaikan dengan konsumen berdasarkan karakteristik tadi," terangnya.

Pihaknya untuk saat ini masih berfokus di Jabodetabek, tetapi tidak menutup kemungkinan akan merambah di daerah lain.

"Tapi saya pastikan ekspansi akan kita lakukan terus dengan konsep Midi Fresh seperti ini, kita akan fokus di karakter lokasi tadi," imbuhnya.

Semua produk yang dijual merupakan produk lokal dan dijamin fresh tanpa mengandung bahan pengawet dan bahan berbahaya.‎ Ini untuk menjawab perkembangan gaya hidup sehat masyarakat yang semakin meningkat, terutama di wilayah perkotaan.

Malucky mengatakan nilai investasi pembangunan satu gerai Midi Fresh akan bervariasi bergantung pada ketersediaan lahan dan bangunan. Namun rata-rat satu gerai Midi Fresh akan membutuhkan investasi sekitar Rp500 juta. (OL-09)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More