Senin 21 Oktober 2019, 19:50 WIB

20 Board Game Karya Anak Bangsa bakal Ikut Pameran di Essen

Anton Kustedja | Humaniora
20 Board Game Karya Anak Bangsa bakal Ikut Pameran di Essen

Ist
Deputi Pemasaran Bekraf, Joshua Puji Mulia Simandjuntak (kanan), saat memberi keterangan keikutsertaan 20 board game Indonesia di Essen.

 

BADAN Ekonomi Kreatif (Bekraf) dan Asosiasi Pegiat Industri Board Game Indonesia (APIBGI) menggelar konferensi pers Essen SPIEL di Activation Lounge ICINC EXPO (RT), Hall 3 Indonesia Convention and Exhibition BSD, Tangerang Selatan, Banten, akhir pekan lalu.

Acara ini digelar menjelang partisipasi pelaku industri board game Indonesia dalam pameran board game terbesar di dunia, Essen SPIEL. Narasumber yang hadir pada konferensi pers itu antara lain Deputi Pemasaran Bekraf, Joshua Puji Mulia Simandjuntak, Direktur Pengembangan Pasar Luar Negeri, Bonifasius Wahyu Pudjianto, Perwakilan Tabletoys, Ang Martin, dan Perwakilan MSBR Studio, Darwin.

"Essen Spiel merupakan salah satu pameran skala internasional terbesar dan menjadi rujukan industri board game dunia," ujar Deputi Pemasaran Bekraf, Joshua Puji Mulia Simandjuntak, melalui keterangan tertulis, Senin (21/10).

Menurutnya, kualitas board game karya kreator Indonesia sudah luar biasa dan pemerintah terus mendorong board game Indonesia untuk menunjukkan karya mereka di level dunia.

Untuk Essen SPIEL 2019, Bekraf dan APIBGI akan membawa 20 judul board game Indonesia. Ke-20 board game yang terpilih telah lolos kurasi dan penjurian yang dilakukan pada 13 September 2019 di Jakarta.

 

Baca juga: Ratusan Peserta STIA LAN dari Empat Kota Ikuti ICoGPASS II 2019

 

Berikut daftar lengkap 20 finalis yang akan diikutsertakan dalam pameran Essen SPIEL 2019 mewakili Indonesia di bawah bendera Archipelageek, yakni:

Bunaken: The Undersea Paradise, oleh PeBeeS,  Belapati War oleh LOGI Games,  Cenayang oleh Memento Craft, Cine Write & Trade oleh Teman Maen Rutin Shuffle (Top 6 products highlight),  Coffee Crash oleh Manikmaya Games, Dua Kerajaan oleh Dua Kerajaan Studio,
Jalan-Jalan oleh Chiveus, Kancil oleh Chiveus,  Korowai oleh Tabletoys Indonesia (Top 6 products highlight), Laga Pendekar oleh Makhluk Oranye Games,  Luwenak! oleh Andeux.

Kemudian ada Mindblowon The Card Game oleh MSBR Studio (Top 6 products highlight), Nusa Rasa oleh Ketchup Games (Top 6 products highlight), Prabumeru oleh Novia Dwiyanti Putri, The Forbidden Ritual oleh MSBR Studio (Top 6 products highlight), SEN: Save The Queen oleh Tabletoys Indonesia (Top 6 products highlight),  The Adventure of Bam-Bam Aksara Jawa oleh Bam-Bam,  Toraja oleh Congkak Fun Factory,  Unmask! oleh Chiveus, dan  War of The Words oleh Wisnu Widiarta.

Essen SPIEL 2019 akan berlangsung di Messe Essen, Jerman, pada 24-26 Oktober mendatang. Keikutsertaan ini merupakan kali kedua, setelah pada 2018 lalu Bekraf memfasilitasi 24 judul board game Indonesia berpameran di Essen SPIEL.

Dengan tetap mengusung 'Archipelageek' sebagai program dari Deputi Pemasaran Bekraf untuk mempromosikan karya-karya industri gim Tanah Air, produk-produk board game Indonesia akan dipamerkan di Hall 3 booth 3Q106, Messe Essen. (RO/OL-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More