Senin 21 Oktober 2019, 20:20 WIB

Kontingen SEA Games 2019 Terganjal Dana

Despian Nurhidayat | Olahraga
Kontingen SEA Games 2019 Terganjal Dana

ANTARA/Hafidz Mubarak A
Atlet lompat galah putri Diva Renatta Jayadi (kanan) dan atlet lompat galah putra Frederick Saputra (kiri) tengah berlatih di Pelatnas.

CHIEF de Mission (CdM) kontingen Indonesia untuk SEA Games Filipina 2019, Harry Warganegara mengaku masih kesulitan dalam menetapkan jumlah kontingen yang akan dikirim ke multiajang tersebut.

Sebabnya, pemerintah hanya menyediakan dana sebesar Rp47 miliar. Padahal kebutuhan dana mereka Rp64 miliar. Karena itu, ia berharap pemerintah dapat menambahkan anggaran.

Baca juga: Soal Target Medali, CdM SEA Games 2019 Tunggu Kepastian Cabor

"Total atlet yang terdaftar sebanyak 773 dengan komposisi ofisial 1 banding 2 ditambah lagi potensi ekstra ofisial 10%. Hal ini dikarenakan banyak ofisial yang berkaitan dengan tim medis dan lainnya. Jadi jika kami totalkan, jumlah keseluruhan kontingen Indonesia ini berjumlah 1276 orang," tutur Harry dalam rapat  bersama Kemenko PMK, Kemenpora, KOI dan KONI di Kantor Kemenko PMK, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (21/10)..

"Dengan alokasi pendanaan untuk SEA Games yang sebeasr Rp47 miliar, asumsinya  hanya untuk 800 orang. Kalau jumlahnya 1276 kontingen, dana yang dibutuhkan ialah Rp 64 miliar. Saya menyarankan agar pemerintah menambahkan anggaran dan jika pemerintah sudah menyetujui hal ini, saya harapkan jumlah ini tetap bertahan di angka tersebut," lanjutnya.

Saran Harry  didukung Sekjen Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Ferry J Kono. Dia mengatakan bahwa perbincangan mengenai tambahan anggaran harus dirembukan kembali dengan Kemenpora.

"Dana Rp47 miliar itu kan yang dialokasikan Kemenpora tetapi KOI belum pernah mengusulkan anggaran untuk Kontingen Indonesia. Munculnya dana usulan Rp64 miliar itu berdasarkan hitungan jumlah kontingen yang diberangkatkan."

"Prinsipnya, PMK dalam pertemuan itu menerima usulan anggaran dana Rp64 miliar itu. Makanya, kita akan bicarakan dengan Bu Yuni Poerwanti selaku Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora," pungkas Ferry.

Sekretaris Menpora, Gatot S Dewa Broto juga menyampaikan bahwa persoalan penambahan anggaran ini akan dibahas. Kemenpora kata dia memberikan 3 skenario.

"Skenario pertama ialah Kemenpora hanya memberikan anggaran Rp47 miliar untuk digunakan. Skenario kedua jumlah tersebut akan ditambahkan dari pihak lain. Untuk yang ketiga, ialah mungkin dana sejumlah Rp47 miliar tersebut plus ditambahkan dengan beberapa sumber sesuai pertimbangan Kemenpora. Semua itu masih harus dibahas besok," ungkap Gatot.

Rencananya, CdM Kontingen Indonesia Harry Warga Negara akan bertemu dengan Yuni Poerwanti di Gedung PPIKON Kemenpora Besok, Selasa (22/10).

Pada kesempatan yang sama, Deputi Bidang Koordinasi Kebudayaan Kemenko PKM, Nyoman Shuida mengatakan bahwa pihaknya ingin perkembangan terkini Pelatnas. Dari mulai  target, kepastian kekuatan Indonesia, dan sebagainya.

"Sampai saat ini kami belum dapat update terbaru mengenai penetapan target. Apakah SEA Games ini hanya untuk target antara atau memberikan kesempatan pada atlet-atlet muda. Juga kepastian kekuatan kontingen kita. Saya baca ada kontingen mandiri dan saya ingin mengetahui kepastian berapa tim Indonesia yang akan berangkat," ungkapnya. (Des/A-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More