Senin 21 Oktober 2019, 16:09 WIB

Ma'ruf Amin Janji Lanjutkan Kinerja JK

Dhika Kusuma Winata | Politik dan Hukum
Ma

Antara/Galih Pradipta
Wakil Presiden 2019-2024 Ma'ruf Amin bersama Wapres 2014-2019 Jusuf Kalla di Istana Wapres, Senin (21/10)

 

WAKIL Presiden Ma'ruf Amin menngapresiasi kinerja pendahulunya Jusuf Kalla yang telah mengemban tugas selama lima tahun terakhir. Ma'ruf berkomitmen bakal melanjutkan kinerja JK dalam membantu tugas-tugas presiden secara optimal.

"Pak JK tidak hanya lebih dulu menjabat, tapi juga menorehkan banyak prestasi. Karena beliau lebih dulu, maka harus memperoleh pujian dari saya. Saya ingin meneruskannya (kinerja JK) dan mudah-mudahan saya bisa. Kepemimpinan di negara ini harusnya memang berkelanjutan," kata Ma'ruf dalam acara serah terima jabatan di Istana Wapres, Jakarta, Senin (21/10).

Ketua Majelis Ulama Indonesia nonaktif itu mengatakan dirinya yang berasal dari kalangan santri mempunyai prinsip untuk tetap menghormati pendahulu. Karena itu, ia sangat menghormati JK sebagai pendahulunya.

"Saya juga ingin tetap mendapatkan bimbingan dan nasihat dari Pak JK. Mudah-mudahan selama lima tahun ke depan kita juga bisa mewariskan apa yang dilakukan Pak JK," imbuhnya.

Ma’ruf menuturkan ia akan tetap berkomunikasi dengan JK untuk konsultasi perihal tugas-tugas wakil presiden. Ia juga meminta kepada seluruh staf di Kantor Wakil Presiden yang selama ini membantu JK juga bisa membantunya dalam menjalankan tugas.

Baca juga : Tanpa Sarung, Abah Terima Tiga Tamu Negara Asing

"Anggap saja di sebelah saya ada Pak JK sehingga rasanya seperti bekerja dengan Pak JK," ujar Ma'ruf.

Dalam kesempatan itu, JK juga menyerahkan memori jabatan kepada Ma'ruf. JK mengatakan tugas wapres merupakan jabatan tidak mudah. Wapres memiliki kewenangan yang terbatas dan memiliki tugas utama membantu presiden.

JK juga berpesan kepada seluruh staf Kantor Wapres untuk membantu kerja-kerja Ma'ruf dengan maksimal.

"Kekuatan wakil presiden hanya pada rapat. Presiden bisa mengeluarkan keppres (keputusan presiden) atau perpres (peraturan presiden). Menteri bisa mengeluarkan kepmen (keputusan menteri). Tapi tidak ada namanya kepwapres," seloroh JK.

Usai seremoni sertijab, Ma'ruf Amin langsung bertolak ke Jepang menghadiri penobatan Kaisar Naruhito. Agenda itu menjadi lawatan luar negeri pertamanya setelah resmi dilantik sebagai wapres.

Dalam kunjungan tersebut, Ma'ruf didampingi istrinya Wury Ma'ruf Amin dan juga Menteri Luar Negeri Retno Marsudi. (OL-7)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More