Senin 21 Oktober 2019, 14:37 WIB

One Student One Account: Sinergi Aksi Indonesia Menabung

mediaindonesia.com | Ekonomi
One Student One Account: Sinergi Aksi Indonesia Menabung

DOK OJK
Program One Student One Account merupakan salah satu bentuk sinergi dengan Aksi Indonesia Menabung.

 

Setiap pelajar diharapkan punya rekening tabungan di perbankan. Dengan demikian, budaya menabung di lembaga jasa keuangan formal dapat diwujudkan sejak dini.

Hal itu menjadi sasaran dari program One Student One Account yang diprakarsai Otoritas Jasa Keuangan (OJK), kementerian/lembaga terkait dan industri perbankan. Maklum, pelajar merupakan bagian dari target dari Strategi Nasional Keuangan Inklusif yang ditetapkan pemerintah.

Program One Student One Account merupakan salah satu bentuk sinergi dengan Aksi Indonesia Menabung. Ini juga sebagai implementasi Keputusan Presiden Nomor 26 Tahun 2019 tentang Hari Indonesia Menabung yang ditetapkan setiap 20 Agustus.

Data statistik pada 2019 menunjukkan proyeksi penduduk Indonesia yang berusia 7-19 tahun untuk kalangan pelajar sekitar 69,3 juta atau mencapai 25,8% dari penduduk Indonesia. Kondisi demografi tersebut menunjukkan besarnya potensi menabung dari segmen pelajar dalam mendukung pembangunan nasional sehingga dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi.

Berdasarkan survei literasi dan inklusi keuangan yang dilakukan OJK pada 2016, kelompok pelajar/mahasiswa memiliki tingkat literasi dan inklusi keuangan yang lebih rendah dari tingkat nasional. Lebih rinci, literasi keuangan kelompok pelajar/mahasiswa sebesar 23,4% padahal secara nasional 29,7%. Begitu pun inklusi keuangan kelompok pelajar/mahasiswa sebesar 64,2% padahal secara nasional 67,8%.

Realisasi One Student One Account tentu membutuhkan sinergi dengan perbankan. Hal ini terkait kemudahan pelajar dalam membuka rekening dengan biaya yang terjangkau.

Untuk itu, OJK bersama dengan industri perbankan pada 15 Juni 2015 meluncurkan Simpanan Pelajar (SimPel dan SimPel iB). Peluncurannya diresmikan langsung oleh Presiden Joko Widodo di Jakarta.

Persyaratan mudah
SimPel/SimPel iB merupakan tabungan untuk siswa yang diterbitkan secara nasional oleh perbankan. Persyaratannya mudah dan sederhana disertai sejumlah fitur menarik.

Biasanya perbankan memberikan persyaratan setoran awal dan minimum sangat jauh daripada yang umum. Bahkan ada yang hanya Rp1.000, pelajar sudah punya rekening.

Sampai kini, SimPel/SimPel iB diikuti 314 bank yang terdiri dari 21 bank umum, 11 bank umum syariah, 25 bank pembangunan daerah, dan 257 bank perkreditan rakyat/bank pembiayaan rakyat syariah. Hingga triwulan III 2019, SimPel/SimPel iB memiliki 21,6 juta rekening tabungan dengan nominal sebesar Rp8,7triliun.

SimPel/SimPel iB ternyata punya manfaat lain. Penyaluran dana bantuan Program Indonesia Pintar dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta Kementerian Agama menggunakan tabungan siswa tersebut.

Karena itu, pemerintah dan perbankan melakukan sosialisasi untuk memperkuat SimPel/SimPel iB. Pada Mei 2019 atau bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional, OJK bersama dengan kementerian/lembaga terkait dan industri perbankan menggelar SimPel Day.

dalam kegiatan SimPel Day tersebut dilakukan Deklarasi Aksi Pelajar Indonesia Menabung secara serentak di seluruh wilayah Indonesia. Pelaksanaan SimPel Day juga sejalan dengan Aksi Indonesia Menabung yang dilaksanakan sejak 2018 oleh kementerian/lembaga bersama dengan Dewan Nasional Keuangan Inklusif dan industri jasa keuangan. Perbankan pun memiliki program kunjungan ke sekolah atau bank goes to school yang dilakukan sejak 2018.

Selain itu, OJK mengadakan SimPel/SimPel iB Award sejak 2018. Ini untuk mengapresiasi bank, individu, dan sekolah yang berpartisipasi aktif dan memiliki kontribusi positif dalam mendukung implementasi SimPel/SimPel iB. (S3-25)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More