Senin 21 Oktober 2019, 03:00 WIB

Pemimpin Catalonia Desak Pembicaraan dengan Madrid

AFP/Uca/I-1 | Internasional
Pemimpin Catalonia Desak Pembicaraan dengan Madrid

Ruben MORENO GARCIA / GENERALITAT DE CATALUNYA / AFP
Presiden Catalonia Quim Torra (tengah).

 

BARCELONA kembali relatif tenang setelah demonstrasi menentang pemenjaraan para pemimpin Catalonia berlangsung hampir sepekan. Demonstran prokemerdekaan Catalonia menuntut diadakannya pembicaraan baru antara pemimpin mereka dan pemerintah Spanyol.

Presiden Catalonia Quim Torra meminta pemerintah Spanyol untuk duduk bersama melangsungkan pembicaraan tanpa syarat dengan pihaknya.

“Kami mendesak pemerintah Spanyol untuk duduk di meja perundingan untuk berbicara,” tutur Torra kepada wartawan.

Torra pun telah meminta demonstran untuk tetap tenang agar pembicaraan dengan ­Madrid dapat terlaksana.

“Perjuangan atas hak dan kebebasan harus selalu ­dinyatakan secara damai,” tambahnya.
Pemerintah Spanyol menyambut tawaran Torra dengan memintanya untuk mengutuk kekerasan terlebih dahulu yang belum ia lakukan sejak awal demontrasi pecah, sembari mengatakan bahwa Madrid selalu terbuka untuk berdialog.

“Madrid selalu terbuka ­untuk berdialog dalam rangka menghormati hukum,” pungkas Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez.

Puluhan aktivis prokemerdekaan Catalonia pun membentuk rantai yang membatasi polisi dan demonstran di alun-alun Urquinaona, Barcelona, setelah bentrokan sepanjang malam yang menyebabkan 200 orang terluka.

“Saya menolak semua bentuk kekerasan. Saya datang ke sini untuk perdamaian,” ujar Carmen Fernandez kepada AFP, Sabtu (19/10).

Namun, yang terjadi di Las Rambla, Barcelona, justru sebaliknya. Para demonstran membuat barikade dan menyala­kan api sebelum ­akhirnya dibubarkan polisi yang menembakkan proyektil busa.

Di saat sebagian besar demonstran tampak damai, segerombolan demonstran muda lainnya mengamuk di dekat markas polisi pada Sabtu (19/10). Aksi tersebut memicu kobaran api besar ketika polisi menembakkan gas air mata untuk membubarkan para demonstran.

Kebakaran lainnya juga terjadi di dekat Plaza de Catalunya di Las Ramblas, Barcelona.
Barcelona diguncang demonstrasi besar hampir sepekan, yang menentang pemenjaraan sembilan pemimpin separatis dengan tuduhan ­penghasutan atas upaya kemerdekaan ­Catalonia yang gagal pada 2017 lalu.

Layanan darurat menyebutkan 152 orang terluka dalam bentrokan di Barcelona, Sabtu (19/10). Adapun puluhan orang lainnya terluka di Catalonia.

Di sisi lain, pihak berwenang melaporkan 500 orang terluka sejak demonstrasi mulai terjadi pada Senin (14/10). (AFP/Uca/I-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More