Senin 21 Oktober 2019, 02:30 WIB

Setelah Status Darurat, Jam Malam Berlaku di Santiago

AFP/Uca/I-1 | Internasional
Setelah Status Darurat, Jam Malam Berlaku di Santiago

Martin BERNETTI / AFP
Petugas pemadam kebakaran memadamkan bus yang terbakar saat bentrokan antara pengunjuk rasa dan polisi antihuru-hara di Santiago, Cile.

 

MESKIPUN status keadaan darurat telah dikeluarkan Presiden Cile Sebastian Pinera pada Jumat (18/10), warga Cile tak gentar untuk tetap turun ke jalan dan terlibat bentrok dengan pasukan keamanan.

Pihak berwenang pun mengambil sikap tegas dengan mengumumkan pemberlakuan jam malam di Ibu Kota Santiago mulai pukul 01.00 GMT, Minggu (20/10).

“Setelah menganalisis situasi dan tindakan mengerikan yang terjadi hari ini, saya telah membuat keputusan untuk menangguhkan kebebasan dan pergerakan melalui jam malam total,” ujar Jenderal Angkatan Darat, Javier Iturriaga.

Presiden Sebastian Pine­ra mengimbau warga Cile yang turun ke jalan untuk menyampaikan aspirasinya dengan cara damai. “Tidak ada yang memiliki hak untuk bertindak dengan cara kekerasan kriminal yang brutal,” tukas Pinera.

Ribuan warga Cile turun ke jalan dengan memukul-mukul panci dan wajan di Ibu Kota Santiago dan kota-kota lainnya di Cile. Aksi mereka tersebut mencerminkan kemarahan luas terhadap kondisi ekonomi dan sosial di Cile, termasuk jurang kesenjangan yang lebar antara kaya dan miskin.

Bentrokan meletus di luar istana presiden dan di Plaza Italia, yang merupakan titik pusat dari demontrasi pada Jumat (18/10). Tak hanya terlibat bentrok dengan polisi antihuru-hara, para demonstran juga membakar dan merusak fasilitas umum, seperti bus, stasiun kereta metro, hingga gedung Entel Chile dan Banco Chile.

“Kami sudah muak dan lelah, sudah cukup. Kami lelah karena mereka bermain-main dengan kami. Politisi hanya melakukan apa yang mereka inginkan dan membalikkan semua kenyataan,” terang seorang demonstran bernama Javiera Alarcon di depan istana presiden.

Pada Sabtu (19/10), Kota Valparaiso dan Concepcion juga menyusul Santiago ditetapkan dalam status keadaan darurat. Puluhan demonstran membakar stasiun kereta metro, supermarket, dan toko-toko, termasuk sebuah bangunan surat kabar tertua Cile, El Mercurio, di Valparaiso. (AFP/Uca/I-1)

Baca Juga

AFP/Ahmad Gharabli

Masjidil Aqsa Akan Dibuka Kembali Akhir Pekan ini

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Rabu 27 Mei 2020, 22:09 WIB
"Semua pintu di Masjidil Aqsa akan dibuka sejak subuh pada Minggu," kata Direktur Masjidil Aqsa Omar...
ANTARA/M. Irfan Ilmie

Maskapai Asing Mulai Diizinkan Memasuki Tiongkok

👤Antara 🕔Rabu 27 Mei 2020, 21:41 WIB
Pada akhir Maret pemerintah Tiongkok mengeluarkan kebijakan "Five-One" untuk menekan kasus impor...
AFP/Kirill Kudryavtsev

Moskow akan Mulai Longgarkan Lockdown Pekan Depan

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Rabu 27 Mei 2020, 21:31 WIB
Sobyanin juga mengusulkan dibukanya kembali sejumlah layanan publik dengan protokol kesehatan ketat, seperti binatu dan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya