Senin 21 Oktober 2019, 01:40 WIB

Praveen/Melati Rebut Gelar Perdana

Despian Nurhidayat | Olahraga
Praveen/Melati Rebut Gelar Perdana

ANTARA FOTO/Nafielah - Humas PP PBSI
Pasangan ganda campuran Indonesia Praveen Jordan (kiri) dan Melati Daeva Oktaviati.

PASANGAN ganda campuran Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti mengakhiri penampilan gemilang di turnamen bulu tangkis Denmark Terbuka 2019 dengan trofi juara. Dalam final yang berlangsung di Odense Sportspark, Odense, kemarin, Praveen/Melati menundukkan ganda Tiongkok Wang Yi Lyu/Huang Dong Ping.

Saat menghadapi unggulan dua tersebut, Praveen/Melati tampil luar biasa dan pantang menyerah untuk meraih kemenangan melalui pertarungan ketat selama tiga gim dengan 21-18, 18-21, 21-19 dalam waktu 58 menit. Ini menjadi kemenangan pertama mereka atas Wang/Huang dalam tujuh kali pertemuan.

Kemenangan atas Yi/Huang juga menjadi bukti kemampuan yang dimiliki Praveen/Melati. Di perempat final, ganda campuran terbaik Indonesia saat ini tersebut menyingkirkan unggulan ­utama yang merupakan peringkat satu dunia, Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong.

Bagi Praveen/Melati, ini menjadi gelar pertama mereka sejak berpasangan. Sebelumnya, keduanya selalu menelan kekalahan di empat laga final tahun ini.

“Kami sangat senang. Ini merupakan gelar perdana kami sejak berpasangan selama 1,5 tahun. Gelar ini meningkatkan kepercayaan diri kami untuk menghadapi turnamen selanjutnya,” ung­kap Praveen seusai laga seperti dikutip bwfbadminton.com.

Dalam menghadapi Wang/Huang, Praveen menyatakan strategi yang mereka terapkan ialah bertarung tanpa kenal menye­rah hingga akhir pertandingan. Komunikasi dan kerja sama tim bersama Melati disebut Praveen menjadi kunci sukses mereka di Denmark Terbuka 2019.

“Dari awal kami sudah mempersiapkan kalau pertandingan hari ini tidak akan mudah dan melelahkan. Bukan hal mudah mengalahkan peringkat satu dan dua dunia di satu turnamen. Kami menggunakan strategi yang sama di kedua pertandingan itu dan sangat senang bisa menang,” tegasnya.

Di sisi lain, Wang/Huang meng­akui sudah berusaha keras untuk memenangi laga. Namun, ia menga­kui Praveen/Melati memang pantas memenangi pertandingan. “Kami tidak tampil buruk. Kami berusaha menampil­an yang terbaik, tetapi mereka memang tampil lebih baik jika dibanding dengan kami,” ungkap Wang.

Kevin/Marcus juara

Sukses Praveen/Melati menjadi yang terbaik di nomor ganda campuran membuat Indonesia memastikan merebut dua gelar di turnamen level 750 tersebut. Di ganda putra, Indonesia sebelumnya juga memastikan merebut juara setelah meloloskan wakilnya di final ganda putra alias all indonesian final.

Di laga puncak, unggulan uta­ma Kevin Sanjaya Sukamul­jo/Marcus Fernaldi Gideon kembali menunjukkan dominasi­nya atas ganda putra Indonesia lainnya, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan. Tanpa banyak kesulitan, Kevin/Marcus meraih kemenangan dua gim langsung atas Ahsan/Hendra yang merupakan unggulan dua dengan 21-14, 21-13 hanya dalam waktu 28 menit.

Ini merupakan kemenangan kelima Kevin/Marcus atas Ahsan/Hendra dalam lima laga final tahun ini. (R-1)  

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More