Minggu 31 Januari 2016, 23:55 WIB

Jakarta Diguyur Hujan 5 Hari ke Depan

Antara | Megapolitan
Jakarta Diguyur Hujan 5 Hari ke Depan

ANTARA/Wahyu Putro A
Dua warga menembus hujan menggunakan payung di Jalan Gajah Mada, Jakarta, Senin (30/11).

 

Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) menyebutkan, berdasarkan hasil observasi cuaca bersama Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), daerah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) akan diguyur hujan dalam lima hari ke depan.

Kepala Balai Besar Teknologi Modifikasi Cuaca BPPT Tri Handoko Seto, Minggu, mengatakan hujan lebat akan kembali mendatangi wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya, dengan curah hujan meningkat mulai Minggu malam ini hingga Jumat (5/2).

"Sejak 31 Januari sampai dengan 5 Februari diperkirakan akan terjadi hujan lebat di Jabodetabek dengan intensitas rata-rata harian sekitar 40 mm per hari. Curah hujan cukup tinggi ini kemungkinan akan terjadi selama hampir seminggu ke depan," kata Tri.


Tri mengatakan meski curah hujan harian tidak ekstrem, namun karena akan terjadi setiap hari selama sekitar satu minggu maka peluang terjadi genangan mulai awal Februari cukup besar.

"Hal ini disebabkan kondisi tanah di Jabodetabek sudah jenuh akibat hujan yang terjadi di hari-hari sebelumnya," ujar dia. "Melihat prediksi seminggu ke depan, sepertinya kita mulai memasuki puncak musim hujan Jabodetabek."

Balai Besar Teknologi Modifikasi Cuaca (BBTMC) BPPT bekerjasama dengan BMKG tengah mengamati atmosfer secara intensif atau Intensive Observation Period (IOP) selama periode puncak musim hujan, mulai dari 18 Januari hingga 16 Februari 2016 untuk mengetahui cuaca ekstrem penyebab banjir di DKI Jakarta dan sekitarnya.

Selama dalam observasi dioperasikan mobile radar, radiosonde, radiometer, microrain radar, dan AWS. Mobile radar BPPT dioperasikan dari kawasan Geostechm Puspiptek, Tangerang Selatan, untuk mengamati pergerakan dan pertumbuhan awan hujan yang melintas di Jakarta.

Sedangkan radiosonde, radiometer, microrain radar, dan AWS ditempatkan di Stasiun Klimatologi BMKG Dramaga, Bogor.


"Dengan model prediksi dan seperangkat instrumen yang kami operasikan secara intensif ini, kami berupaya sedini mungkin memberi informasi akurat tentang kejadian hujan sebagai deteksi dini ancaman banjir," kata Tri. (X-2)

Baca Juga

Ilustrasi

Tak Temukan Barang Bukti, Polisi Rehab Musisi Reggae

👤Tri Subarkah 🕔Kamis 09 Juli 2020, 15:06 WIB
Musisi raggae bernama Jali Gimbal alias AS, 43, diamankan di sekitaran Taman Ismail Marzuki pada pukul 22.00 WIB setelah terbukti...
MI/ BARY FATHAHILAH

Luar Biasa Jujur, Petugas KRL Serahkan Temuan Rp500 Juta

👤Henri Siagian 🕔Kamis 09 Juli 2020, 14:59 WIB
Dia mengaku tak kaget ketika menemukan uang Rp500 juta, karena menurutnya uang tersebut merupakan hak orang lain yang harus...
MI/Pius Erlangga

Sudah Dibuka, Vihara di Tambora Disemprot Disinfektan

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Kamis 09 Juli 2020, 14:58 WIB
Vihara itu sudah membuka aktivitas ibadah bersama mulai Senin (6/7) lalu dan sebelumnya sudah dilakukan penyemprotan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya