Senin 21 Oktober 2019, 00:20 WIB

Usaha Tumbuh, Pasar Pick Up Meningkat

DY/N-2 | Nusantara
Usaha Tumbuh, Pasar Pick Up Meningkat

MI/DENNY SUSANTO
Pesatnya perkembangan sektor e-commerce hingga 20% telah ikut mendorong pertumbuhan berbagai aspek bisnis di Kalsel.

 

MESKI sektor pertambangan dan perkebunan sawit tengah lesu, sektor usaha lain di Kalimantan Selatan masih stabil, bahkan cenderung meningkat. Kondisi itu terlihat dari pasar kendaraan niaga yang terus tumbuh.

Selain pembelian unit langsung, pelaku usaha juga menggunakan kendaraan niaga atau pikap dengan cara sewa. “Tidak hanya perorangan, banyak juga korporasi yang memilih sewa. Permintaan rental pikap meningkat dengan pesat,” ungkap pemilik rental mobil Sultan Transport, HM Zainuddin Nur, di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, kemarin.

Ia mengaku memilih Daihatsu Grand Max pick up, yang terbukti disukai para konsumennya. Setiap hari tidak ada unit miliknya yang diam di garasi. Belasan kendaraan itu selalu terpakai, baik untuk pribadi harian maupun kontrak untuk waktu tertentu.

“Bisa dibilang, kami kekurangan unit untuk bisa memenuhi seluruh permintaan pasar,” tuturnya.

Ketua Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres, Pos, dan Logistik Indonesia ­(Asperindo) Kalimantan Selatan Depi Hariyanto mengakui pertumbuhan ekonomi di Kalimantan yang cenderung meningkat ikut mendorong tumbuhnya industri jasa. Karena itu, kebutuhan armada pendukung seperti pikap juga meningkat.

“Tumbuhnya sektor ­e-commerce membuat sektor pengiriman barang juga meningkat. Saat ini sektor e-commerce memberikan kontribusi sekitar 20% terhadap pertumbuhan bisnis jasa di Kalsel,” paparnya.

Kebutuhan terhadap kendaraan niaga dipastikan akan bertambah jika ibu kota negara pindah ke Kalimantan Timur. “Kami perkirakan pertumbuhan bisnis kami saat itu bisa naik sekitar 30%.”
Pertumbuhan ekonomi yang membaik tersebut menjadi pelecut bagi Daihatsu untuk menggenjot penjualan mereka di Kalimantan.

Kepala Wilayah PT Astra International Tbk-Daihatsu Sales Operation Kalimantan Irsal Irawan mengakui animo masyarakat terhadap pikap Daihatsu sangat tinggi. Karena itu, ia optimistis Daihatsu di Kalimantan mampu merebut pangsa pasar yang lebih baik lagi dan menjadi nomor satu di segmen ini.

“Kami mengejar target itu dengan menggulirkan ­program menarik seperti kontrak servis gratis selama dua tahun atau 30.000 km, pembiayaan dengan uang muka ringan sekitar Rp9 juta, dan berbagai program menarik lainnya,” paparnya. (DY/N-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More