Minggu 20 Oktober 2019, 17:50 WIB

Upaya PLN Pastikan Pasokan Listrik Aman saat Pelantikan Presiden

mediaindonesia.com | Ekonomi
Upaya PLN Pastikan Pasokan Listrik Aman saat Pelantikan Presiden

Dok PLN
Plt Direktur Utama PLN Sripeni Inten Cahyani saat inspeksi lapangan

 

SEJUMLAH persiapan telah dilakukan demi lancarnya pasokan listrik untuk acara pelantikan Presiden dan Wakil Presiden yang berlangsung siang ini. Di antaranya menambah pasokan cadangan dan memastikan semua sumber suplai listrik dalam posisi yang aman dan siap.

Berdasarkan keterangan tertulis yang diterima mediaindonesia.com, Minggu (20/10), PLN juga telah berkoordinasi dengan Kantor Staf Presiden dan Sekretariat DPR/MPR terkait kesiapan pasokan listrik di Istana & Gedung DPR/MPR. Hal ini dilakukan sejak seminggu jelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI periode 2019 - 2024.

Untuk Gedung DPR/MPR ini dipasok dari berbagai sumber dengan cadangan hingga empat tingkat, juga tersedia Genset dan semua itu transfer antara suplay utama ke cadangan diipasang Automatic Change Over (ACO) dengan waktu pindah dalam milidetik perkiraan kapasitas sekitar 7,9 MVA.

Selain itu, untuk memastikan pasokan listrik pada hari ini handal dan siap Plt Direktur Utama PLN Sripeni Inten Cahyani juga melakukan inspeksi mendadak di lapangan untuk memastikan pengaturan operasi, kesiapan pasokan dan jaringan transmisi

"Kami sangat konsern untuk acara ini, dan dari jauh hari sudah mempersiapkan simulasi dan kemungkinan agar acara pelantikan berjalan lancar dengan suplai listrik yang handal," ungkap Sripeni.

Baca juga: Upaya Perbaikan dan Kompensasi dari PLN Diapresiasi

Selain memberikan listrik dari berbagai sumber pasokan, PLN juga menyiapkan cadangan pasokan dari 10 unit captive power dengan total daya 6,3 MVA yang turut disiagakan jelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden.

"Kami menyadari listrik memegang peranan penting dalam pelantikan Presiden dan Wakil Presiden. Oleh karena itu, kami telah menyiapkan berbagai skenario back up 4 lapis untuk menjaga keandalan listrik sehingga acara pelantikan dapat berjalan dengan lancar. Kami juga menyiagakan tim khusus yang bertugas sejak H-2, hingga H+1," Imbuhnya.

Dirinya menambahkan telah Menginstruksikan kepada seluruh jajarannya khususnya pimpinan unit dan petugas piket baik yang di pembangkit, pengatur beban, trasmisi, dan distribusi untuk menjaga pasokan listrik sehingga pada 20 Oktober dipastikan bekerja menjaga pasokan listrik.

Selain memberikan instruksi tersebut PLN juga telah melakukan persiapan sebagai berikut :

a. Melakukan asesmen jaringan, material utama transmisi, distribusi untuk memastikan performance pembangkit, transmisi dan jaringan distribusi listrik, serta sistem komunikasi dalam keadaan yang optimal sesuai

b. Diadakan gelar pasukan piket Siaga Pelantikan Presiden dan Wakil Pesiden pada 18 Oktober 2019 dan geladi bersih pada 19 Oktober yang disaksikan oleh Paspampres

c. Menyiapkan Posko Siaga dari PLN Pusat hingga unit operasi untuk memantau kondisi pasokan listrik sesuai dengan peran masing-masing dan tidak diizinkan meninggalkan lokasi terhitung 18-21 Oktober.

d. Menambah petugas operator yang melaksanakan tugasnya di GITET dan Gardu Induk Tegagangan Tinggi, Dispatcher 20kV dan Pusat Pengendali mulai 18 - 21 Oktober 2019.

e. Menginstruksikan kepada General Manager UID Jakarta, UID Banten pada tanggal 20 Oktober 2019 untuk memantau Distpatcher agar bila terjadi hal yang dikehendaki dapat diputuskan segera sekaligus mengkoordinasikan dengan Unit Transmisi, P2B dan Unit Pembangkit.

f. Menugaskan piket pimpinan setingkat manager atas pada 2019 ikut piket pasokan di Gedung DPR/MPR.

g. Menyiapkan PLTD Senayan pada 20 Oktober dalam operasi stand by panas agar sewaktu-waktu dibutuhkan untuk memasok listrik di Gedung Senayan sudah siap.

h. Mengamankan pasokan listrik ke hotel tempat para pimpinan negara dan tamu/delegasi negara.

"Jika dibutuhkan, kami juga telah menyiapkan back up lapis ke-5, yaitu PLTD Senayan yang siap dioperasikan. Selain Gedung DPR/MPR, berbagai lokasi prioritas lain dalam acara ini, seperti hotel tempat menginap tamu negara, bandara, rumah sakit, kantor media, juga kami perkuat pasokan listriknya," tutup Sripeni. (X-15)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More