Minggu 20 Oktober 2019, 15:35 WIB

Periode Kedua, Surya: Indonesia Harus Lebih Cerah

Cahya Mulyana | Politik dan Hukum
Periode Kedua, Surya: Indonesia Harus Lebih Cerah

ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay
Ketum Partai Nasdem Surya Paloh (kedua kanan) upacara pelantikan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin di Gedung Nusantara.

 

KETUA Umum Partai NasDem Surya Paloh meyakini pemerintahan periode kedua Presiden Jokowi bisa membawa Indonesia lebih baik. Kemudian hentikan polarisasi karena sebagai sebuah bangsa semuanya harus bersatu padu mewujudkan cita-cita kemerdekaannya.

"Saya pikir semua kita mengucapkan selamat dengan harapan tentunya kinerja yang dijalankan oleh pemerintahan dalam hal ini pak Jokowi untuk masa kedua kalinya menjabat sebagai Presiden RI, wakilnya pasti yang baru pak Maruf Amin harus lebih baik lah dari waktu sebelumnya," katanya saat hendak menghadiri pelantikan Jokowi-Amin, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Minggu (20/10).

Surya mengatakan kehadiran Maruf Amin dapat membantu pemerintahan Jokowi lima tahun ke depan. Meskipun tidak memiliki pengalaman dsn kemampuan serupa Jusuf Kalla, Maruf Amin mempunyai kelebihan tersendiri.

"Kia berharap yang sama pada pak Maruf Amin. ya kalau ada kekurangan siapa yang nggak ada kekurangan? tapi kita tentu mengharapkan kelebihan-kelebihan yang ada itulah yang lebih banyak dimiliki pak Maruf Amin sebagai sosok Wapres," tegasnya.

Di luar hal tersebut, kata dia, Jokowi-Amin membutuhkan sokongan yang masif selama memimpin bangsa. Hal itu tentunya berasal dari energi persatuan dan kesatuan elemen bangsa. Maka perbedaan pandangan politik harus disudahi terlebih ketika itu mengganggu usaha mewujudkan kesejahteraan dan cita-cita lain yang digaungkan saat kemerdekaan.

"Tantangan besar sekali komplek sekali. Saya pikir tidak ada jalan lain kecuali untuk menghadapinya kita harus bersatu dalam satu ikatan emosi diri dan pikiran. Kepentingan nasional kita harus didahulukan daripada kepentingan sektoral," pungkasnya. (OL-4)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More