Minggu 20 Oktober 2019, 14:31 WIB

NasDem Sebut Silaturahmi Politik Tak Berarti Berkoalisi

Cahya Mulyana | Politik dan Hukum
NasDem Sebut Silaturahmi Politik Tak Berarti Berkoalisi

Dok.MI
Sekjen Partai NasDem Jhonny G Plate

 

SEKRETARIS Jenderal Partai Nasdem Johnny Gerard Plate mengatakan komunikasi politik yang telah berlangsung antara Presiden Jokowi dengan sejumlah partai yang berbeda sikap saat Pemilu Presiden 2019 tidak berarti untuk urusan penyusunan kabinet. Pasalnya membangun bangsa butuh energi banyak namun belum tentu menjadi bagian dari pemerintah.

"Sekali lagi, kalau koalisi kabinet itu benar-benar kita tunggu keputusan Presiden Jokowi. Tetapi koalisi non kabinet, kerja sama politik di atas atau lebih tinggi dari kabinet itu sendiri harus kita perhatikan," terangnya saat hendak menghadiri pelantikan Jokowi-Amin, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Minggu (20/10).

Menurut dia, Nasdem mendukung langkah Presiden Jokowi melakukan komunikasi politik dengan seluruh elemen bangsa tanpa mempertimbangkan sikap politik di pesta demokrasi. Sebab semua pihak berkewajiban membangun bangsa dan melalui setiap rintangan yang akan dan sedang dihadapi.

"Kita sama-sama mengetahui bahwa kita sama-sama membutuhkan para pemimpin kita ini sama jalan pikirannya, sama frekuensinya, visi kebangsaan yang sama. Itu di antaranya sama2 memerangi intoleransi, radikalisme, apalagi terorisme dalam bentuk apapun di negara kita," katanya.

Baca juga: Tamu Negara Yakin Jokowi-Amin Bawa Indonesia ke Arah Lebih Baik

Saat ini kita masuk ke era atau tahapan baru, lanjut dia, pesta demokrasi sudah usai sehingga harus bersama-sama kembali membangun bangsa. "Mari kita selesaikan politik dalam negeri kita dan bersama-sama kabinet yang baru kita menuju bangsa kemenangan. Terlebih pimpinan-pimpinan parpol sudah sepakat untuk membangun satu konsolidasi. Kita sudah awali itu, khususnya di parlemen ya, sudah diawali dengan revisi UU MD3. Nah pasangan baru ini kita dukung bersama-sama untuk kemajuan negeri kita," tutupnya. (OL-4)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More