Minggu 20 Oktober 2019, 14:10 WIB

Warga Pedalaman Nagekeo Minta Jokowi Bangun Jalan dan Listrik

Palce Amalo | Nusantara
Warga Pedalaman Nagekeo Minta Jokowi Bangun Jalan dan Listrik

Mi/Palce Amalo
Hewan ternak minum air di embung Tedakisa di Desa Tedakisa, Kabupaten Nagekeo. Desa tersebut masih kesulitan air bersih, listrik dan jalan.

 

WARGA  Desa Tedakisa, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) berharap pada periode kedua kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) membangun infrastruktur jalan dan listrik. Serta membuka akses terhadap air bersih di pedalaman daerah itu.

"Di masa kepemimpinan Presiden Jokowi periode kedua ini, kami sangat berharap jalan dari kota ke desa kami dibuka dan diaspal. Ada jaringan listrik PLN dan ada akses terhadap sumber-sumber air," kata Maria Damiana Giri, warga Desa Tedakisa, Kecamatan Aesesa kepada wartawan yang mengunjungi desa di pedalaman Nagekeo itu, Minggu (20/10).

Desa Tedakisa terletak di perbukitan, serta hanya berjarak sekitar 15 kilometer dari Mbay, ibu kota Nagekeo. Namun perjalanan dari kota menuju desa ini membutukan waktu hingga 1,5 jam. Hal ini disebabkan kondisi jalan yang belum beraspal.

Kepala Desa Tedakisa, Ignasisus Laki menambahkan setiap hari, warga berjalan kaki antara 2-3 kilometer untuk mengambil air bersih di mata air yang terletak di dataran rendah. Sedangkan di dalam desa tidak ada sumber air.

"Kami juga butuh listrik karena di desa ini belum ada listrik PLN," ujarnya.

Saat ini untuk penerangan di malam hari, warga Desa Tedakisa yang berjumlah 1.098 orang, menggunakan listrik yang bersumber dari pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) yang dibangun sejak 2015. Persoalannya muncul musim hujan, PLTS tidak bisa dimanfaatkan.

"Kalau musim hujan, kami gelap gulita," ujarnya.

Sedangkan di musim kemarau seperti saat ini listrik hanya menyala selama tiga jam, mulai pukul 18.00-21.00 Wita. Menurut Ignasius Laki, masih ada satu desa di Aesesa mengalami persoalan yang sama seperti desa yang dipimpinnya, yakni Desa Tedamudi.

baca juga: Bendera Merah Putih Raksasa Dibentangkan di Suramadu

Akses jalan dan air bersih di desa itu sulit, termasuk juga pada malam hari listrik hanya menyala selama tiga jam. Sedangkan 10 desa dan enam kelurahannya di kecamatan tersebut sudah memiliki akses jalan dan listrik memadai. (OL-3)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More