Minggu 20 Oktober 2019, 13:45 WIB

Kang Emil Titip Pemekaran Jabar ke Jokowi-Amin

Cahya Mulyana | Politik dan Hukum
Kang Emil Titip Pemekaran Jabar ke Jokowi-Amin

Mi/Anggoro
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

 

GUBERNUR Jawa Barat Ridwan Kamil meminta Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2024, Jokowi-Amin memperhatikan daerahnya. Perhatiannya misalnya dengan menyetujui pemekaran wilayah untuk meningkatkan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

"Atas nama pemerintah provinsi Jawa Barat, saya ucapkan selamat, dan kami akan bantu di daerah. Karena gubernur pada dasarnya adalah perwakilan pemerintah pusat di daerah," kata Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil, saat hendak menghadiri pelantikan Jokowi-Amin, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Minggu (20/10).

Menurut Emil, aspirasinya terhadap Jokowi-Amin adalah memekarkan daerah tingkat II supaya bisa bangkit khususnya bidang ekonomi. Sejauh ini banyak daerah yang memiliki potensi namun terhambat akibat beban wilayah yang luas dan jumlah penduduk.

"Kalau boleh daerah tingkat II-nya dimekarkan. Penduduknya terlalu banyak hampir 50 juta, kurang ke urus secara daerah yang cuma 27 wilayah. Jawa timur saja penduduk 40 (juta), daerahnya 38. Makannya suka ada dinamika Bekasi pengen ini, Bogor pengen itu sebenarnya karena wilayahnya terlalu luas," papar Gubernur Jabar.

Selain itu, Kang Emil juga meminta Jokowi-Amin menghadirkan keadilan fiskal. Pemerintah pusat harus mendasarkan bantuan hibah daerah sesuai dengan jumlah penduduknya.

"Jumlah penduduk Jawa Barat 20 persennya Indonesia. Jadi kalo Jawa Barat bisa kondusif ya insyaAllah menyumbangkan kondusifitas di Indonesia," pungkasnya. (OL-09)

Baca Juga

Ilustrasi

Komnas HAM: Perpres Terorisme Tak Boleh Lampaui UU

👤Faustinus Nua 🕔Senin 25 Mei 2020, 19:33 WIB
"Perpres-kan turunan dari UU. Isinya tidak boleh melampaui UU yang memerintahkan adanya Perpres itu. Pelibatan militer harus dalam...
Antara/Andreas Fitri Atmoko

Langgar Aturan Asimilasi, 135 Napi Kembali Masuk Bui

👤Insi Nantika jelita 🕔Senin 25 Mei 2020, 18:28 WIB
"Total ada 135 narapidana asimilasi yang tertangkap kembali setelah mendapatkan kebijakan Kemenkumham akibat adanya...
Akun Facebook Ananda Naris

Soal Bendera Tiongkok Berkibar di Maluku Utara: False Context

👤Henri Siagian 🕔Senin 25 Mei 2020, 16:31 WIB
False context adalah konten yang disajikan dengan narasi dan konteks yang...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya