Minggu 20 Oktober 2019, 12:33 WIB

Helikopter Kepresidenan Terparkir di Gedung DPR

Cahya Mulyana | Politik dan Hukum
Helikopter Kepresidenan Terparkir di Gedung DPR

ANTARA FOTO/Wahyu Putro A
Helikopter kepresidenan terparkir di kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, hari ini.

 

SIAP dan siaga, itu dua kata yang muncul kala melihat situasi pengamanan di kompleks MPR/DPR/DPD menjelang pengambilan sumpah Presiden dan Wakil Presiden masa jabatan 2019-2024, Jokowi-Amin, pukul 14:30 WIB, Minggu (20/10). Sebanyak 3100 personel gabungan TNI dan Polri tersebar disetiap penjuru tempat pelantikan kali kedua Jokowi sebagai Presiden Republik Indonesia untuk kali kedua.

Semua kemungkinan pun masuk dalam perhitungan pihak keamanan termasuk ketika Jokowi-Amin harus meninggalkan Komplek Parlemen dengan segara. Maka keduanya telah disediakan helikopter kepresidenan yang terparkir di lapangan serbaguna yang berada di belakang Gedung Kura-kura atau Gedung Sidang Paripurna MPR.

Bersama helikopter yang memiliki kombinasi warna biru muda dan putih jenis H-3204 itu terparkir dua helikopter berwarna putih dan abu-abu milik TNI Angkatan Udara. Fungsinya helikopter jenis H-3205 untuk mengawal Presiden dan Wakil Presiden selama di udara.

Kendaraan taktis pun berjejer di belakang tempat pengambilan sumpah Jokowi-Amin, termasuk untuk mengantisipasi ancaman bom dan kebakaran. Kemudian setiap orang yang memasuki Kompleks Parlemen juga harus melewati sedikitnya tiga lapis pemeriksaan, mulai ditanya kepentingannya, identitas hingga barang yang dibawa.

Baca juga: Panglima TNI Dan Kapolri Meninjau Keamanan di RS Ladokgi TNI AL

Sebelumnya, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menegaskan kondisi keamanan DKI Jakarta khususnya sekitar Gedung MPR/DPR/DPD yang akan menjadi tempat pelantikan Presiden dan Wakil Presiden, Jokowi-Amin, sangat kondusif. Semua personel TNI yang disiagakan disejumlah titik pun dalam keadaan sigap untuk mengawasi dan mengantisipasi gangguan keamanan.

"Iya aman, tanpa ada masalah ya. Saya nyatakan semua berjalan lancar dan keamanan terjaga," kata Hadi saat mengecek kesiap siagaan seluruh personel TNI yang diperbantukan untuk menjaga keamanan selama pelantikan Jokowi-Amin di Gedung Graha Jala Puspita TNI AL, Jakarta, Minggu (20/10).

Menurut dia, anggota TNI telah berada di pos pengamanan masing-masing sesuai yang perencanaan keamanan yang telah berkoordinasi dengan Kepolisian. Ia mengetahuinya langsung dengan mendatangi sejumlah titik termasuk di Gedung MPR/DPR dan DPD.

"Saya ingin lihat kekuatan personel yang telah kita siapkan dibeberapa titik dan saya cek langsung pengamanannya persiapan mereka terhadap pengamanan sesuai SOP," terangnya.

Tidak hanya itu kata dia, TNI juga mengerahkan helikopter dan pesawat Boeing untuk memastikan keamanan wilayah udara Jakarta terawasi dengan baik. Kemudian semua informasi terkait situasi terkini di setiap pos keamanan dilaporkan ke posko utama di Merdeka Barat.

"Dengan demikian pemantauan bisa diterima informasinya semua secara langsung dan dari posko dapat mengeluarkan tindakan yang tepat," tegas Hadi.

Hadi mengatakan pengamanan juga tidak hanya terkait wilayah pelaksanaan pelantikan namun terhadap tamu negara. "Kemudian terus monitor setiap tamu, tamu negara , apalagi pergerakan Presden dan Wakil Presiden. Semua personel yang kita turunkan juga sudah kita latih di lapangan beberapa hari ini dan nanti kita lihat hasilnya," pungkasnya. (OL-4)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More