Sabtu 19 Oktober 2019, 19:35 WIB

Wapres Tiongkok Harap JK tetap Berperan bagi Pembangunan

Nur Aivanni | Internasional
Wapres Tiongkok Harap JK tetap Berperan bagi Pembangunan

Antara
Jusuf Kalla

 

WAKIL Presiden Jusuf Kalla menerima courtesy call Wapres Republik Rakyat Tiongkok (RRT) Wang Qishan di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Sabtu (19/10).

Dalam kesempatan tersebut, Wang Qishan menyampaikan kedatangannya ke Indonesia sebagai utusan khusus mewakili Presiden RRT untuk menghadiri pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia terpilih yang akan dilaksanakan pada Minggu (20/10).

Menurut Wang Qishan, ia mengenal Wapres Jusuf Kalla ketika melakukan kunjungan ke Jakarta pada 2005. Saat itu, dirinya masih menjadi Gubernur Beijing. "Saya sangat gembira karena hari ini kita bertemu lagi, saya mengenal Bapak sebagai pribadi yang ramah," ucapnya seperti dikutip dalam laman wapresri.go.id.

Wang Qishan menyatakan bahwa Indonesia dan RRT memiliki beberapa persamaan, di antaranya keduanya tergabung menjadi G20. Selain itu keduanya memiliki kebudayaan Timur, sehingga sangat menghormati sopan santun dan perasaan.

Hubungan Indonesia-RRT juga memiliki sejarah panjang. Indonesia merupakan salah satu negara pertama yang mengakui kemerdekaan RRT. Untuk itu, ia berharap hubungan bilateral Indonesia-RRT pun semakin meningkat. Meski jabatan Wapres telah selesai, ia meminta Jusuf Kalla tetap memainkan peranannya untuk membangun Indonesia, terutama dalam meningkatkan hubungan kedua negara.

"Bapak selalu melahirkan pemikiran yang mendorong pembangunan di Indonesia. Walau jabatan Wakil Presiden akan selesai, tapi sebagai politikus yang sangat senior dan terkenal mungkin belum selesai tugasnya. Jadi meskipun sudah pensiun, Bapak tetap punya pengaruh yang sangat besar dalam pembangunan Indonesia. Pepatah China mengatakan 'pensiun tapi tidak istirahat'," kata tokoh yang juga pernah menjadi Wakil Perdana Menteri RRT tersebut.

Wang Qishan pun mendoakan Wapres Jusuf Kalla agar selalu diberikan kesehatan, dan mengundangnya berkunjung ke RRT setelah tugas menjadi Wapres selesai. "Kita bisa bertemu dalam suasana yang lebih santai dan berbicara lebih bebas tanpa aturan protokol dan media. Saya juga akan memberikan Bapak visa," canda Wang Qishan disambut tawa yang hadir saat itu.

Menanggapi pernyataan Wapres RRT, Kalla menyampaikan terima kasih atas kehadirannya menghadiri pelantikan Presiden dan Wapres RI terpilih. Ia juga berharap para pengusaha RRT yang melakukan investasi di Indonesia dapat meningkatkan hubungan kedua negara.

"Proyek kereta api Jakarta-Bandung menjadi fundamental hubungan ekonomi kedua negara," ungkap Kalla.

Terkait undangan ke RRT, Wapres Jusuf Kalla mengatakan bahwa ketika usai menjadi Wakil Presiden pada masa pemerintahan sebelumnya, Tiongkok menjadi negara pertama yang ia kunjungi. "Saya berkunjung ke Kunming selama satu minggu dan bermain golf di sana bersama teman-teman saya," kenangnya.

Seusai courtesy call, Wapres Jusuf Kalla mengajak santap siang bersama. Hadir mendampingi Wapres Jusuf Kalla, antara lain Duta Besar Luar Biasa Berkuasa Penuh di Beijing, RRT, Djauhari Oratmangun, Kepala Sekretariat Wakil Presiden Mohamad Oemar, Deputi Pembangunan Manusia dan Pemerataan Pembangunan Bambang Widianto, Tim Ahli Wapres Sofyan Wanandi dan M. Ikhsan, serta Dirjen Asia Pasifik dan Asia Tenggara, Kementerian Luar Negeri Desra Percaya. (OL-8)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More