Sabtu 19 Oktober 2019, 17:09 WIB

Gubernur Anies Jelaskan Alasan Peniadaan CFD pada 20 Oktober

Putri Anisa Yuliani | Megapolitan
Gubernur Anies Jelaskan Alasan Peniadaan CFD pada 20 Oktober

Dok MI
Pengunjung berolahraga di ruas jalan sekitar Bundaran HI, Jakarta Pusat, di saat hari bebas kendaraan bermotor (HBKB), Minggu (25/8/2019).

 

PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta meniadakan hari bebas kendaraan bermotor (HBKB) atau car free day pada pelantikan presiden dan wakil presiden, Minggu (20/10).

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan CFD hanya ditiadakan saat pelantikan. Sementara pekan depan dipastikan CFD akan tetap diadakan.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (MI/Ramdani)

"Karena pada hari itu banyak sekali kegiatan yang memerlukan mobilitas untuk petugas sepanjang pagi hingga siang. Jadi meskipun pelantikan itu dilaksanakan di siang hari tapi persiapannya membutuhkan mobilitas yang membutuhkan koridor Jalan Sudirman dan Thamrin," ungkapnya di Balai Kota, Minggu (19/10).

Ia beralasan dalam proses pelantikan memerlukan mobilitas tinggi karena berbagai tamu undangan perwakilan negara sahabat yang memiliki kediaman menyebar juga akan hadir dalam acara itu.

"Jadi sebetulnya ini hanya satu hari jadi kita berharap ini bisa dimaklumi. Semoga semuanya berjalan lancar," pungkasnya.

Baca juga: Pengurus Gedung Diminta Sediakan Fasilitas bagi Pesepeda

Pelantikan presiden dan wakil presiden akan berlangsung di Gedung MPR/DPR Minggu (20/10) pukul 14.30. Awalnya pelantikan akan dilakukan pagi hari. Namun, agenda itu dimundurkan untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat maupun undangan yang beragama Kristen untuk lebih dulu melangsungkan ibadah.(X-15)
 

 

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More