Sabtu 19 Oktober 2019, 11:15 WIB

Pengurus Gedung Diminta Sediakan Fasilitas bagi Pesepeda

Syahrul Ramadhan | Megapolitan
Pengurus Gedung Diminta Sediakan Fasilitas bagi Pesepeda

ANTARA/Reno Esnir
Warga melintas di area parkir sepeda di stasiun MRT Cipete, Jakarta

 

DINAS Perhubungan DKI Jakarta menyurati pengurus gedung di sepanjang jalur sepeda yang sedang digarap Pemprov DKI agar menyediakan fasilitas bagi para pesepeda.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafirin menyebut fasilitas yang disediakan itu adalah tempat parkir plus penyediaan fasilitas mandi.

"Sudah sejak lama disarankan pada pengelola bangunan, untuk menyiapkan shower, fasilitas mandi untuk pegiat sepeda. Banyak kantor sudah siapkan. Sementara surat ini untuk masyarakat agar menyiapkan parkir sepeda lengkap dengan penunjuk arah," kata Syafrin Liputo, Jumat (18/10).

Lebih lanjut ia menjelaskan penunjuk arah tersebut menunjukan tempat parkir sepeda dari gerbang gedung. Sementara untuk kemanan sepeda menjadi tanggung jawab masing-masing pesepeda.

"Sehingga para pesepeda tidak bingung lagi mereka akan menyimpan sepeda dimana. Tentu, setelah ada parkir sepeda, untuk kunci diserahkan pada masing-masing pesepeda," ujarnya.

Baca juga: Dishub Tunggu Masukkan Warga Soal Jalur Sepeda

DKI Jakarta menargetkan memiliki sekitar 500 kilometer jalur sepeda (dua arah) pada 2022 dan pada 2019 ditargetkan ada sekitar 63 kilometer.

Dari 63 kilometer, selain fase kedua sepanjang 23 kilometer antara Fatmawati-Bundaran HI (dua arah), jalur sepeda fase satu sudah dimulai pada 20 September lalu mulai dari Jalan Pemuda, Jalan Pramuka, Tugu Proklamasi, Jalan Diponegoro, Imam Bonjol, masuk ke Merdeka Selatan, hingga MH Thamrin sepanjang 25 kilometer (dua arah).

Fase ketiga akan dibangun mulai dari Jalan Tomang Raya, Simpang Tomang kemudian belok kanan di Cideng, Cideng Jalan Kebon Sirih, Kebon Sirih dan masuk ke Jalan MH Thamrin yang juga akan menyentuh Matraman hingga Jatinegara-Kampung Melayu, sepanjang 15 kilometer (dua arah) akan diluncurkan November mendatang. (OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More