Sabtu 19 Oktober 2019, 04:40 WIB

Angka Kekerdilan Turun 10%

(Rif/H-2) | Humaniora
Angka Kekerdilan Turun 10%

ANTARA FOTO/Adiwinata Solihin
PENURUNAN ANGKA STUNTING: Menteri Kesehatan Nila Moeloek (kiri) melihat absensi bayi di pos gizi Desa Haya-Haya, Kabupaten Gorontalo

 

SEBUAH kabar baik dibagikan Menteri Kesehatan Nila Moeloek, menjelang berakhir masa jabatannya. Kepada para pewarta, Menkes mengatakan, angka stunting atau kekerdilan pada anak turun 10% selama lima tahun terakhir pemerintahan Presiden Joko Widodo-Wapres Jusuf Kalla.

"Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar pada 2013, prevalensi stunting sebesar 37,2%. Saat ini angkanya turun menjadi 27,67%," ujarnya di Kantor Kementerian Kesehatan, Jakarta, kemarin.

Menurutnya, penurunan angka yang cukup signifikan itu merupakan hasil kerja bersama serta koordinasi lintas kementerian dan lembaga dengan membentuk Tim Percepatan Pencegahan Anak Kerdil (TP2AK) yang dipimpin Wapres Kalla. Tim itu beranggotakan unsur antara lain, Kemenkes, kemendagri, Kementerian PU-Pera, Kemenkominfo, Kemendikbud.

"Meski angka saat ini sudah turun 27,67%, tapi WHO kan masih minta di bawah 20%. Itu tugas (menkes) selanjutnya," sebut Nila.

Direktur Statistik Kesejahteraan Rakyat Badan Pusat Statistik (BPS) Gantjang Amanullah menyebutkan penurunan angka stunting diketahui dari integrasi Susesnas dan Survei Status Gizi yang mengambil 320 ribu sampel rumah tangga berisikan 84.796 balita di 514 kabupaten/kota. "Penelitian tersebut memiliki relatif standar error 0,52%," ucapnya. (Rif/H-2)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Adiwinata Solihin

Iuran BPJS tengah Dikaji

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Rabu 25 November 2020, 03:30 WIB
Penambahan variabel dan pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan dinilai akan berpengaruh terhadap besaran iuran BPJS...
ANTARA

Wisata Berbasis Ekosistem Gambut

👤SS/H-1 🕔Rabu 25 November 2020, 03:20 WIB
Pengelolaan lahan gambut juga harus diselaraskan dengan pemulihan ekosistem gambut itu...
MI/Yoseph Pencawan

Audisi Rektor, Dekan Fisip USU Paparkan Program

👤PS/YP/H-3 🕔Rabu 25 November 2020, 03:10 WIB
Muryanto memaparkan ada enam program bertajuk Transformasi Universitas Sumatera Utara Merespons Disrupsi dan Hiperkompetisi...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya