Jumat 18 Oktober 2019, 15:15 WIB

BPOM Jaring 4.063 Situs Penjualan Obat tidak Sesuai Ketentuan

Rifaldi Putra Irianto | Humaniora
BPOM Jaring 4.063 Situs Penjualan Obat tidak Sesuai Ketentuan

ANTARA/Risky Andrianto
Ilustrasi--obat kedaluwarsa

 

BADAN Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), dalam kurun waktu selama kurang lebih 1 tahun terakhir, sejak 2018, telah menjaring 4.063 situs maupun akun yang menjual obat tidak sesuai ketentuan. Sebagian besar dari yang terjaring itu ditemukan di Markerplace.

"Hasil pengawasan obat secara daring di website, marketplace e-commerce, media sosial, serta di situs-situs lainnya hingga Juni 2019 tidak kurang 4.063 situs atau akun yang menjual obat tidak sesuai dengab ketentuan, " kata Kepala BPOM Penny Lukito, dalam keterangan resmi, Jumat (18/10).

Ia menyebutkan, berdasarkan hasil temuan tersebut pihaknya telah melapor kepada Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) untuk dapat dilakukan penurunan terhadap situs maupun akun tersebut.

"Dari 4.063 situs atau akun yang ditemukan BPOM sudah direkomendasikan kepada Kemkominfo untuk dilakukan take down dan sebanyak 69% situs atau akun sudah tidak dapat diproses," tuturnya.

Baca juga: Biaya Sertifikasi Halal Bervariasi

Ia menjelaskan, berdasarkan pengawasan obat secara daring hingga Juni 2019 terdapat lima besar obat yang paling sering dijual. Di antaranya obat antibiotik, obat anastesi, obat disfungsi ereksi, Obat psikotropika, dan obaf TIE (obat tradisional yang tidak memiliki izin edar).

"Obat ini yang banyak dijual di marketplace seperti Shopee, Tokopedia, Bukalapak, Lazada, dan Blibli, " ucapnya.

Dikatakannya, hingga saat ini, pihaknya telah melakukan berbagai upaya untuk terus menjaring penjualan obat yang tidak sesuai dengan ketentuan pada situs hingga marketplace.

"Upaya yang telah kita lakukan, satu intensifkan pengawasan dengan membentuk tim cyber pada 2018, melakukan sinergitas dengan pelaku usaha dalam pengawasan obat secara daring, finalisasi peraturan Badan POM tentang pengawasan obat yang dilakukan secara daring, peningkatak koordinasi dengan Kemkominfo dalam rekomendasi takedown, " pungkasnya. (OL-2)

Baca Juga

ANTARA/Hafidz Mubarak A

Presiden Lakukan Kunjungan Kerja ke Kalteng

👤Andhika Prasetyo 🕔Kamis 09 Juli 2020, 10:43 WIB
Presiden akan meninjau lokasi food estate serta posko penanganan dan penanggulangan...
Antara/Raisan Al Farisi

IHW: BPJPH Belum Siap Terbitkan Sertifikasi Halal

👤Antara 🕔Kamis 09 Juli 2020, 10:25 WIB
Sebelum BPJPH siap, Kementerian Agama harus mengembalikan sementara sertifikasi halal kepada MUI dengan sistem pendaftaran yang...
 ANTARA/Raisan Al Farisi

Ajari Anak Menjaga Privasi di Media Sosial

👤Ihfa Firdausya 🕔Kamis 09 Juli 2020, 10:05 WIB
Sebanyak 30,1% penduduk Indonesia atau sebanyak 79,5 juta merupakan anak yang termasuk dalam generasi digital native atau generasi yang...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya