Kamis 17 Oktober 2019, 19:26 WIB

Produk Furniture Sarinah Home Tembus Pasar Eropa dan Timur Tenga

mediaindonesia.com | Ekonomi
Produk Furniture Sarinah Home Tembus Pasar Eropa dan Timur Tenga

Istimewa
Direktur Perdagangan dan Properti PT Sarinah, Indyruwani Asikin Natanegara dan produk Sarinah Home.

 

BADAN usaha milik negara (BUMN) yang bergerak di bidang ritel, PT Sarinah (Persero)  meluncurkan produk terbarunya,  Sarinah Home. Produk tersebut didekasikan untuk furniture dan dekorasi rumah bergaya kontemporer.

Direktur Perdagangan dan Properti PT Sarinah, Indyruwani Asikin Natanegara, menyatakan Sarinah Home menggunakan rotan sebagai bahan baku dasar. Rotan tersebut memiliki kualitas alami yang baik, ringan, kuat, nyaman, dan dapat beradaptasi baik dengan Iingkungan sekitar.

"Dalam pembuatan produk Sarinah Home, kami memberdayakan pengrajin lokal yang terampil di bidangnya. Produk Sarinah Home diharapkan dapat menciptakan kenyamanan dan keindahan di setiap ruang tanpa melupakan kualitas," kata Indyruwani saat peluncuran di ajang Trade Expo Indonesia (TEI)  2019 di ICE, Bumi Serpong Damai, Banten, Kamis (17/10).

Indy juga berharap Sarinah Home siap menembus pasar ekspor dunia seperti Eropa dan Timur Tengah. Selain secara online melalui Instagram, Produk Sarinah Home bisa juga dilihat di Sarinah warehouse.

Negara yang menjadi langganan ekspor produk Sarinah  antara lain Spanyol, Jerman, dan negara-negara Timur Tengah. Selain itu, kawasan Skandinavia juga menyukai produk rotan Sarinah Home karena warnanya yang natural.

Adapun produk yang cukup laris di pasar ekspor adalah kursi santai. Ke depan, pihaknya berencana memperluas pasar ekspor ke negara Jepang.

Sepanjang 2018, ekspor produk rotan oleh Sarinah mencapai US$3 miliar.  Indy mengharapkan kinerja ekspor Sarinah Home tahun ini bisa mencapai US$5 miliar dolar AS.

Selain itu,  Sarinah Home juga menyasar pasar dalam negeri untuk penjualan produk rotan dan kayu. Indy pun mengharapkan Sarinah Home bisa bekerjasama dengan BUMN lain dengan menyuplai furniture rotan dan kayu. (OL-09)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More