Kamis 17 Oktober 2019, 14:06 WIB

Ada Peralihan Rute Trans-Jakarta di Sekitar Patung Kuda

Insi Nantika Jelita | Megapolitan
Ada Peralihan Rute Trans-Jakarta di Sekitar Patung Kuda

MI/BARY FATHAHILAH
Penumpang menunggu bus TransJakarta di Halte TransJakarta Pasar Baru Timur

 

ADA pengalihan rute Trans-jakarta di koridor 1 Blok M- Kota terkait penutupan jalan di sekitar Patung Kuda. Untuk sementara, bus Trans-Jakarta tidak melewati Halte Bank Indonesia dan Halte Monas. Hal itu berlaku dua arah.

Kepala Divisi Sekretaris Korporasi dan Humas PT Transportasi Jakarta, Nadia Diposanjoyo mengungkapkan pengalihan rute juga diperluas untuk Trans-Jakarta yang melintasi jalur sekitar Gedung DPR/MPR, Senayan.

Seperti rute 1F dari Stasiun Palmerah dialihkan ke Patal Senayan lanjut pelayanan normal sampai Bundaran Senayan.

Rute 1F arah sebaliknya Bundaran Senayan-Stasiun Palmerah mengalami pengalihan rute selepas halte pintu 7 arah Flyover Karet dialihkan ke arah City Walk.

Baca juga: Anies tidak Khawatir Bus Zhong Tong Beroperasi Lagi

"Armada rute 1F untuk sementara tidak melewati Halte Senayan JCC sampai dengan DPR 2," ujar Nadia melalui keterangan resmi, Kamis (17/10).

Kemudian Rute 1B jurusan Stasiun Palmerah-Tosari mengalami pengalihan rute terkait adanya penutupan jalur. Untuk sementara dari Stasiun Palmerah dialihkan ke Patal Senayan yang dilanjutkan ke jalur Tosari.

Rute 1B sebaliknya Tosari-Stasiun Palmerah mengalami pengalihan rute terkait adanya penutupan jalur. Untuk sementara tidak melewati Halte Senayan JCC sampai dengan DPR 2.

Rute lainya yang dalihkan yaitu Rute 4A jurusan TU Gas-Grogol, Rute 9A jurusan PGC-Pluit, Rute 9K jurusan Kampung Rambutan-Grogol sementara tidak melewati Halte Senayan JCC dan Halte Slipi Kemanggisan.

Menurut Nadia, Layanan Trans-Jakarta akan kembali seperti semula sampai jalur disekitar DPR/MPR dibuka kembali. (OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More