Kamis 17 Oktober 2019, 12:38 WIB

Anies tidak Khawatir Bus Zhong Tong Beroperasi Lagi

Putri Anisa Yuliani | Megapolitan
Anies tidak Khawatir Bus Zhong Tong Beroperasi Lagi

MI/Andri Widiyanto
Petugas Trans-Jakarta melakukan pengecekan bus Zhongtong di Depo PPD F Klender, Jakarta Timur.

 

GUBERNUR DKI Jakarta Anies Baswedan tidak khawatir Trans-Jakarta mengizinkan operator mengoperasikan bus asal Tiongkok bermerk Zhong Tong. Bus tersebut dioperasikan Perum Pengangkutan Djakarta atau PPD.

Menurutnya, Trans-Jakarta maupun operator memiliki kontrak standar pelayanan minimum (SPM) yang harus dipatuhi kedua belah pihak.

Sebelumnya, banyak kekhawatiran muncul akibat beroperasinya bus pengadaan tahun anggaran 2014 itu karena kualitasnya yang buruk.

Bahkan, bus itu tidak digunakan oleh Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama saat tiba di Jakarta pada 2016 silam.

"Pasti ada kontrak kerja samanya. Di dalam kontrak itu ada aturannya," kata Anies, Kamis (17/10) di Jakarta.

Baca juga: Antisipasi Demo, Trans-Jakarta Alihkan Rute di Depan Gedung DPR

Ia mengatakan, selama SPM bisa dipenuhi oleh operator serta bus masuk dalam kategori layak operasi, tidak ada alasan Trans-Jakarta menolak pengoperasian bus tersebut.

"Karena kalau Pemprov DKI Jakarta itu sudah tidak lagi membeli bus, Pemprov DKI Jakarta itu membeli jasa. Jasanya dibayar, kemudian Pemprov DKI Jakarta menentukan SPM, Standar Pelayanan Minimal. Jadi selebihnya tanggung jawabnya dengan pengelola," tandasnya.

Sebelumnya, bus pabrikan Tiongkok, Zhong Tong, dioperasikan PPD di jalur koridor Trans-Jakarta. Bus itu merupakan pengadaan 2014 dan baru tiba pada 2016. Pengoperasian bus itu ditolak BTP karena dinilai spesifikasi mesin tidak memenuhi standar.

Bus itu pun mengendap di pool PPD selama tiga tahun hingga akhirnya beroperasi kembali dengan pembaruan pada rangka badan. (OL-2)

Baca Juga

ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

Anies: Covid-19 Kembali Melonjak di Jakarta Karena Libur Panjang

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Selasa 24 November 2020, 14:35 WIB
Menurut Anies, ketika ada long weekend di akhir Oktober 2020, kasus baru pun naik secara...
ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

Bertambah 12 Orang, Pasien Rawat Inap di Wisma Atlet Jadi 2.075

👤Hilda Julaika 🕔Selasa 24 November 2020, 14:20 WIB
Adapun dari total 2.075 terdiri dari 1.037 pria dan 1.038...
MI/ANDRI WIDIYANTO

Butuh Political Will Pemprov DKI Tegakkan Sanksi Penolak Tes Swab

👤Hilda Julaika 🕔Selasa 24 November 2020, 13:51 WIB
Pengamat kebijakan publik Trubus Rahadiansyah menilai perlu ada political will yang kuat dari Pemprov DKI dalam menegakan aturan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya