Kamis 17 Oktober 2019, 09:26 WIB

Belum Ada Titik Temu Dana Hibah Untuk Pengawasan Pilkada 2020

Apul Iskandar | Nusantara
Belum Ada Titik Temu Dana Hibah Untuk Pengawasan Pilkada 2020

Mi/Apul Iskandar
Bawaslu Pematangsiantar akan melaporkan ke Kementerian Dalam Negeri jika Pemkot tidak menyetujui anggaran pengawasan Pilkada 2020.

 

PEMERINTAH Kota Pematangsiantar, Sumatra Utara belum menyepakati besaran dana hibah dari Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah (APBD) untuk penyelenggaraan pengawasan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan diberikan kepada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Pematangsiantar.

Bahkan Pemerintah Kota Pematangsiantar memangkas anggaran  penyelenggaraan pengawasan Pilkada sebesar Rp3,5 miliar, dari pengajuan awal yang disampaikan Bawaslu Kota Pematangsiantar sebesar Rp8,5 miliar menjadi 5 miliar. Padahal Bawaslu Pematangsiantar sudah pernah menurunkan anggaran dari Rp18 miliar menjadi Rp8 miliar. Akibatnya Bawaslu Pematangsiantar tidak mau menandatangani Nota Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) untuk anggaran pengawasan Pilkada Pematangsiantar.

Ketua Bawaslu Pematangsiantar M Syafii Siregar menyampaikan sudah berulangkali berkoordinasi dengan Wali Kota Pematangsiantar, Hefriansyah dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), Masni.

"Belum disepakati oleh Pemerintah Kota Pematangsiantar. Harapan kita adalah minimal Rp8,5 miliar. Keinginan dari Pemko masih di angka 5 miliar," ungkapnya.

Bawaslu Pematangsiantar  akan melaporkan ke Kementerian Dalam Negeri jika Pemkot setempat tidak menyetujui anggaran pengawasan Pilkada 2020.

"Hari ini  kita akan melaporkan ke Menteri Dalam Negeri  jika tidak menyetujui pengajuan anggaran tersebut," tambahnya.

Ketua DPRD Pematangsiantar, Timbul Lingga menegaskan akan segera memanggil Wali Kota Pematangsiantar, Hefriansyah dan Bawaslu Pematangsiantar untuk membicarakan kesepakatan anggaran pengawasan Pilkada. Jika tidak ada kesepakatan kedua belah pihak bisa menghambat demokrasi di Pematangsiantar.

baca juga: Mensos Beri Penghargaan Dua Tokoh Masyarakat Papua

"Nanti kita panggil Walikota Pematangsiantar dan Bawaslu demi lancarnya proses demokrasi di kota Siantar ini," tandasnya.

Menanggapi hal itu, Wali Kota Pematangsiantar, Hefriansyah optimistis Pilkada 2020 bisa berjalan.

"Pokoknya Pilkada Pematangsiantar jalan," tegas Hefriansyah. (OL-3)

 

Baca Juga

ANTARA

Maksimalkan Ruang Publik untuk Sosialisasi Protokol Kesehatan

👤Ruta Suryana 🕔Senin 10 Agustus 2020, 02:25 WIB
Sosialisasi penerapan protokol kesehatan terus digencarkan untuk memutus mata rantai penularan covid-19. Kesadaran penuh masyarakat...
ANTARA

Sekolah di Tengah Pendemi, Pemkab Kebumen Manfaatkan Radio dan TV

👤Lilik Darmawan 🕔Senin 10 Agustus 2020, 02:10 WIB
Kebijakan ini dikeluarkan, karena sampai sekarang belum ada aturan mengenai pembelajaran tatap muka. Selama ini, yang telah berjalan adalah...
ANTARA

Kadis di Pemkab Malang Wajib Bagikan Masker ke Masyarakat

👤Bagus Suryo 🕔Senin 10 Agustus 2020, 01:48 WIB
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang, Jawa Timur, mewajibkan kepala dinas membawa 100 masker tiap hari untuk dibagikan ke...

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya