Kamis 17 Oktober 2019, 08:14 WIB

Kejari Labuan Bajo Jemput Paksa Tersangka Korupsi Sail Komodo

John Lewar | Nusantara
Kejari Labuan Bajo Jemput Paksa Tersangka Korupsi Sail Komodo

MI/John Lewar
Kajari Labuan Bajo, Julius Sigit Kristanto (berbaju putih) saat memberikan keterangan tentang penjemputan tersangka korupsi Sail Komodo 2013

 

PENYIDIK tindak pidana korupsi Kejaksaan Negeri Kabupaten Manggarai Barat, NTT menjemput paksa tersangka Ari Andi Masba asal Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan. Ia dijemput di kampungnya Herlan, Bulukumba karena diduga menyalahgunakan dana Sail Komodo 2013.

Penjemputan Ari Andi dipimpin langsung oleh Kajari Labuan Bajo, Julius Sigit Kristanto bersama Kasi Pidana Khusus Salesius Guntuk dan jaksa fungsional Ari Wibowo. Mereka didampingi anggota Polres Bulukumba dan jaksa setempat menjemput Ari Andi Masba.

Kajari Labuan Bajo, Julius Sigit Kristanto mengatakan bahwa Ari Andi Masba terpaksa dijemput paksa karena yang bersangkutan sudah tiga kali mangkir dari panggilan penyidik Tipikor.

"Kemarin 16 Oktober 2019 kita jemput paksa di kampung halamanya di Bulukumba Sulawesi Selatan. Setelah dijemput, yang bersangkutan diperiksa di kantor Kejaksaan Bulukumba dan ditetapkan sebagai tersangka," kata Sigit, Kamis (17/10).

baca juga: Blora Kembangkan Desa Wisata Keramik di Balong

Sigit mengungkapkan dana Sail Komodo 2013 yang bersumber dari APBN senilai Rp1,6 miliar telah disalahgunakan. Negara dirugikan sebesar Rp1 miliar. Sebelumnya ada empat tersangka Sail Komodo sudah ditahan.  Ari Andi selaku event organizer Sail Komodo 2013 telah diterbangkan dari Bulukumba menuju Labunbajo dengan menggunakan pesawat Lion Air. Tersangka Ari tiba di Kantor Kejaksaan Labuanbajo pada hari ini, Kamis (17/10) pukul 07.00 Wita. Ia langsung ditahan sambil menunggu persidangan. (OL-3)

 

Baca Juga

Dok Humas Pemprov Kalimantan Selatan

Jelang Test Swab Massal Kalsel Siapkan 2.000 Kamar Pasien Korona

👤Denny Susanto 🕔Rabu 05 Agustus 2020, 07:52 WIB
Pemprov Kalimantan Selatan akan melaksanakan swab test untul 10 ribu warga terduga terinfeksi virus korona. Sedikitnya 2.000 kamar telah...
Dok BMKG

Sesar Lokal Aktif Picu 53 Gempa Dalam Sebulan di Papua Barat

👤Martinus Solo 🕔Rabu 05 Agustus 2020, 07:42 WIB
Aktivitas sesar lokal menyebabkan terjadinya 53 kali gempa di wilayah Papua Barat dengan Magnitudo rata-rata 3 dan kedalaman di bawah 60 km...
MI/Wibowo Sangkala

Bank Banten Siap Hadapi Gugatan Dugaan Kredit Fiktif Rp150 Miliar

👤Antara 🕔Rabu 05 Agustus 2020, 06:29 WIB
M Ojat Sudrajat telah melaporkan laporan keuangan Bank Banten tahun 2019 ke Bareskrim Mabes Polri 27 Juli 2020 terkait kredit fiktif Rp150...

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya