Kamis 17 Oktober 2019, 08:09 WIB

Asap Masih Melanda, Libur Sekolah di Palembang Diperpanjang

Antara | Nusantara
Asap Masih Melanda, Libur Sekolah di Palembang Diperpanjang

ANTARA/Nathan
Foto udara kawasan Musi II Palembang yang tertutup kabut asap di Palembang, Sumatera Selatan, Rabu (16/10)

 

SELURUH sekolah di Kota Palembang, Sumatra Selatan, memperpanjang libur siswa karena polusi udara akibat asap kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dari sejumlah kabupaten sekitar masih pada posisi level berbahaya bagi kesehatan.    

Sekolah Dasar Kartika II-2 Palembang, Kamis (17/10), kembali meliburkan siswanya hingga Jumat (18/10) setelah sebelumnya Senin (14/10) memulangkan siswa lebih cepat dari jadwal kepulangan dan menetapkan libur hingga Kamis (17/10) ini.    

Seorang guru sekolah itu, Kartini, mengatakan, sesuai instruksi Kepala Dinas Pendidikan setempat dan pimpinannya, ditetapkan kebijakan kembali meliburkan siswa menghadapi kabut asap karhutla yang semakin parah dengan kondisi kualitas udara mencapai level berbahaya.    

Baca juga: Bakar Lahan, Petani Tewas Terpanggang di Musi Banyuasin

"Sementara ini diambil kebijakan memperpanjang libur hingga Jumat (18/10) sesuai surat edaran dari Dinas Pendidikan Palembang, kebijakan berikutnya akan ditentukan melihat perkembangan kondisi kabut asap," ujarnya.          

Jika kabut asap masih ada namun kepekatannya berkurang, ujarnya, kemungkinan akan diambil kebijakan melakukan perubahan jadwal masuk dan jam belajar seperti yang dilakukan sebelumnya.    

Jika kondisi asap masih tebal akan dilanjutkan pemunduran jam masuk, begitu pula sebaliknya jika kualitas udara membaik dikembalikan pada jadwal semula.    

"Mudah-mudahan bencana asap dampak kebakaran hutan dan lahan pada musim kemarau 2019 ini bisa segera diatasi satgas gabungan penanggulangan karhutla Sumsel, sehingga anak-anak bisa kembali belajar dan masuk sekolah seperti biasanya," ujar guru itu.   

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan Palembang Zulinto mengatakan libur sekolah dampak asap karhutla diperpanjang hingga 18 Oktober 2019.   

Untuk menghadapi situasi asap Karhutla itu, pihaknya telah mengeluarkan surat edaran kepada seluruh kepala sekolah mulai dari PAUD hingga SMP sesuai dengan kewenangannya.    

Kota Palembang, sepekan terakhir, kembali mengalami kabut asap yang sangat tebal dan kualitas udaranya di level berbahaya, sekolah di daerah ini diminta menerapkan kebijakan belajar di rumah, kata kadisdik. (OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More