Kamis 17 Oktober 2019, 09:00 WIB

Pameran Akbar Diecast Indonesia Siap Digelar

Nurtjahyadi | Humaniora
Pameran Akbar Diecast Indonesia Siap Digelar

AFP/Alex Edelman/Getty Images
Mobil diecast

 

SETELAH sukses menyelenggarakan pameran sebanyak lima kali, Indonesia Diecast Expo (IDE) akan kembali digelar untuk yang keenam kalinya.

Pameran miniatur otomotif ini rencananya akan digelar pada 26-27 Oktober 2019 di Hall 3A Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City, Tangerang Selatan.

Kegiatan itu diklaim akan semakin meriah dan seru berkat kehadiran para desainer diecast asal mancanegara yang menjadikan The 6th IDE 2019 sebagai ajang pameran diecast paling terkemuka di Indonesia. Selain itu pameran ini juga didukung platform perbankan digital.

IDE 2019 keenam dengan luas area pameran 5.000 meter persegi ini didukung penuh oleh PT Bank Central Asia Tbk (BCA) sebagai sponsor utama.

Dukungan platform digital 'Sakuku' milik Bank BCA pada ajang IDE 2019 kali ini menjadikan pengunjung berkesempatan meraih berbagai promo menarik.

Baca juga: Gawai Picu Gangguan Jiwa pada Balita

Sakuku adalah solusi BCA dalam bentuk uang elektronik yang dapat digunakan untuk pembayaran belanja, isi pulsa, dan transaksi perbankan lainnya dalam era digitalisasi saat ini.

Dukungan BCA pada gelaran ini diharapkan dapat menjadikan The 6th IDE 2019 sebagai gelaran diecast terlengkap di Tanah Air dengan berbagai kegiatan yang menonjolkan aspek kreativitas khas komunitas, tanpa meninggalkan esensi utamanya yakni hiburan, pendidikan, dan kepedulian sosial.

Public Relations IDE 2019 Feldani Effendy mengatakan tahun keenam penyelengaraan IDE merupakan salah satu pembuktian bahwa dunia diecast di Indonesia tidak dapat dianggap remeh.

Sejak pertama kali diselengarakan pada 2014, total transaksi yang terjadi terus menunjukkan peningkatan.

"Jumlah pengunjung setiap tahunnya juga selalu mengalami peningkatan, mulai dari 10.742 pengunjung di 2014 hingga 13.335 orang pengunjung pada 2018. Tak hanya itu, dalam tiga tahun terakhir ajang IDE juga dihadiri oleh bintang tamu internasional seperti Hell's Dept dari Jepang pada tahun 2016, serta dua diecaster internasional asal Amerika Serikat yaitu Chris Strangler pada 2017, dan Jun Imai pada 2018," tambah Feldani.

Tema 'Amazing' kali ini dipilih untuk menggambarkan bahwa IDE terus bertransformasi menjadi sebuah gelaran 'Luar Biasa' yang berbeda, sekaligus menyasar pangsa pasar lebih luas.

Gambar miniatur mobil dan pesawat pada logo IDE 2019 juga sekaligus menegaskan bahwa diecast tidak terbatas hanya pada miniatur mobil, tetapi juga miniatur-minatur lainnya seperti pesawat.

Feldani menambahkan, para pengunjung IDE 2019 akan mendapatkan pengalaman lebih seru. Selain menampilkan koleksi diecast, akan tampil mobil-mobil skala 1:1, lomba balap diecast, lomba custom diecast yang istimewa hingga ke acara eksklusif dengan para diecaster terkemuka internasional, seperti Brendon Vetuskey, Christian Coujin, dan Jun Imai.

"Bahkan kegiatan makan malam ekslusif kemungkinan bisa menjadi langkah awal untuk menghadirkan ajang bergengsi tingkat dunia yaitu Hotwheels Collector Convention di Indonesia," imbuhnya.

Ajang IDE menjadi saat yang tepat untuk berburu koleksi diecast langka bernilai investasi istimewa.

Pada IDE tahun-tahun sebelumnya, diecast edisi khusus selalu terjual habis, bahkan untuk edisi dengan nomor urut spesial dapat terjual dengan nilai yang fantastis.

Tahun ini akan tersedia customized Hot Wheels 1990 Honda Civic EF, Volkswagen Drag Bus, Nissan Skyline 2000 GT-R, dan Morris Mini, yang pada beberapa nomor khusus memiliki detail kustom special buatan tangan.

"Event car IDE 2019 ini bisa dibilang 'Amazing' sesuai tema acara tahun ini karena pada beberapa event car dengan nomor cantik, bagian detail kustomnya betul-betul dibuat secara khusus salah seorang customizer diecast terkemuka di Indonesia. Hal ini jelas memberikan nilai investasi istimewa bagi mereka yang beruntung dapat memilikinya," tambahnya. (RO/OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More