Kamis 17 Oktober 2019, 09:25 WIB

Hari Parlemen Indonesia Jadi Pengingat Amanat Kedaulatan Rakyat

mediaindonesia.com | Politik dan Hukum
Hari Parlemen Indonesia Jadi Pengingat Amanat Kedaulatan Rakyat

DOK DPR RI
Anggota DPR RI Nevi Zuairina (baris kedua, paling kiri).

 

Anggota DPR RI Nevi Zuairina mengatakan, Hari Parlemen Indonesia yang diperingati setiap 16 Oktober merupakan tonggak pengingat bagi legislator di semua level untuk memegang teguh perjuangan amanat rakyat. Perjuangan yang dimaksud adalah menjalankan peran-peran parlemen sebagai pembuat undang-undang, melakukan pengawasan dengan santun, dan menyusun anggaran bagi kepentingan rakyat dan mengabaikan kepentingan pribadi atau golongan.

Anggota dewan asal Dapil Sumatera Barat II ini mengajak kepada semua rekannya di parlemen baik tingkat pusat, propinsi maupun daerah, untuk menjadikan hari parlemen tahun ini, menjadi tonggak sejarah baru perbaikan lembaga legislatif di semua level yang selama ini banyak dihiasi oleh beberapa suara sumbang akibat kasus-kasus moral. Besar harapan agar Anggota DPR terpilih benar-benar melaksanakan kewajibannya sebagai wakil rakyat.

“Saya secara pribadi, sangat sadar akan tanggung jawab besar terhadap konstituen atau pemilih yang mempercayakan aspirasinya, yaitu  untuk memperjuangkan masa depan daerah berupa perbaikan ekonomi, pendidikan, kesehatan yang berujung pada kesejahteraan yang lebih baik,” papar Nevi dalam rilis yang diterima Parlementaria, Rabu (16/10/2019).

Hari Parlemen Indonesia, lanjut politisi PKS ini, merupakan hari yang menandai pentingnya sebuah lembaga perwakilan untuk menampung sebagian besar aspirasi masyarakatnya, di Indonesia. Parlemen Indonesia yang dikenal dengan sebutan Dewan Perwakilan Rakyat, harus memiliki langkah nyata dan bukti bahwa anggota DPR menjalankan fungsinya sebagai legislator, pengawas pemerintah dan menyusun anggaran negara.

“Semoga kami amanah dan kepercayaan ini senantiasa dapat bermanfaat dalam berjuang mewujudkan aspirasi masyarakat di parlemen nantinya. Kita berharap para anggota legislatif mengetahui, memahami, dan senantiasa mengingat sejarah parlemen agar bisa menjaga demokrasi, pemerintahan dari, oleh, dan untuk rakyat Indonesia, bukan kepentingan pribadi atau golongan," tutup Nevi Zuairina. (RO/OL-10)

Baca Juga

MI/ADAM DWI

Satgas Lawan Covid-19 DPR Tinjau Posko Masak Covid-19

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 06 Juni 2020, 20:55 WIB
Satgas Lawan Covid-19 DPR RI beserta rombongan juga berkesempatan makan siang di Posko Masak, menunya pun sama dengan yang akan...
DOK DPR RI

Meutya: Kepemimpinan Penerapan New Normal Tetap di Tangan Sipil

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 06 Juni 2020, 19:25 WIB
Menurut Meutya Hafid, posisi TNI dalam hal penerapan tatanan normal baru hanyalah membantu pemerintah, khususnya pemerintah daerah dan...
Antara/Fransisco Carrolio Hutama Gani

Istana Tegaskan Terapkan New Normal Secara Hati-Hati

👤Dhika Kusuma Winata 🕔Sabtu 06 Juni 2020, 17:05 WIB
.Sebelum memasuki kenormalan baru, tahapan transisi dengan pembukaan sebagian aktivitas publik dan ekonomi diterapkan secara...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya