Rabu 16 Oktober 2019, 21:33 WIB

Luhut Sebut Mobil Listrik Selesaikan Masalah Polusi

Faustinus Nua | Ekonomi
Luhut Sebut Mobil Listrik Selesaikan Masalah Polusi

Antara/Widodo S Jusuf
Mobil listrik karya mahasiswa dan dosen Universitas Indonesia bernama Molina

 

MENTERI Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan menegaskan,masalah polusi udara yang terus meningkat di wilayah perkotaan Indonesia sebagai masalah bersama. Untuk menyelesaikan masalah tersebut, program pemerintah yakni kendaraan listrik adalah salah satu solusinya.

"Polusi ini menjadi musuh bersama. Salah satunya membereskan polusi dari motor dan mobil itu dengan mobil listrik," kata Luhut dalam acara MoU antar PLN dengan 20 stakeholder tentang SPKLU di Jakarta (16/10).

Luhut mengajak semua stakeholder dan masyarakat untuk turut bekerja sama dan menemukan inovasi baru dengan memanfaatkan teknologi yang ada. Menurutnya Indonesia mempunyai potensi yang besar untuk terus mengembangkan kendaraan listrik yang dicanangkan pemerintah.

Pemerintah memberi kesempatan kepada semua pihak untuk mengembangkan inovasi baru. Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) menurutnya bisa bekerja sama dengan berbagai universitas di Indonesia dengan memanfaatkan teknologi.

"Kalau cinta negeri ini ayo peras otak kita cari teknologi apa. Kita ini bangsa kelas satu, kita jangan habiskan energi kita bertengkar soal polusi. Mari kita bereskan lingkungan ini, bagaimana dampaknya bagi generasi selanjutnya, anak cucu kita," lanjutnya.

Baca juga : PLN Gandeng 20 Mitra Percepat Program Kendaraan Listrik

Ia mengungkapkan, Indonesia punya sumber daya alam kaya yang harus dimanfaatkan dengan diimbangi kemampuan menguasai teknologi. Dengan demikian Indonesia tidak hanya menjadi negara pengimpor kendaraan listrik tapi juga menjadi pemain global.

"Bagaimana kita membuat sebanyak mungkin dalam negeri, bukan menjadi nasiaonalistik tapi tujuannya agar cost-nya murah. Market kita besar, barang-barang row materialnya kita ada. Teknologinya kita kembangkan lewat kerja sama dengan luar negeri", imbuhnya.

Luhut juga berharap agar semangat untuk terus memajukan industri dalam negeri menjadi prioritas ke depan. Hal tersebut menurutnya dapat menyelesaikan berbagai permasalahan mulai dari ekonomi, sosial dan lingkungan.

"Jadi bapak ibu sekalian jangan kita hanya mau impor saja. Kita bisa lakukan untuk menciptakan lapangan kerja, nilai tambah barang dan sebagainya," pungkasnya. (OL-7)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More