Rabu 16 Oktober 2019, 22:00 WIB

Luis Milla Dinilai Tepat Gantikan McMenemy

MI | Sepak Bola
Luis Milla Dinilai Tepat Gantikan McMenemy

MI/Rommy Pujianto
Luis Milla

 

EMPAT kekalahan beruntun yang dialami timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2020 Zona Asia memunculkan desakan agar PSSI memecat pelatih Simon McMenemy. Pelatih asal Spanyol, Luis Milla Aspas, dikabarkan siap untuk kembali menangani skuad 'Garuda'.

"Saya diberi tahu kalau Luis Milla sudah jatuh cinta dengan Indonesia dan bersedia kembali menjadi pelatih Indonesia. Dia juga fleksibel masalah gaji. Soal itu, nanti bagaimana negosiasi agensi Luis Milla dengan PSSI," ungkap Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Gatot S Dewa Broto, kemarin.

Sebelumnya, Milla pernah menangani timnas Senior dan timnas U-23 sejak 2017-2018. Di tangan Milla, timnas Indonesia U-23 mampu merebut medali perunggu di SEA Games 2017 dan lolos ke perdelapan final Asian Games 2018.

Lebih jauh, Gatot mengatakan pihaknya hanya memberikan saran kepada PSSI untuk kembali menunjuk Milla karena terbukti membawa perubahan positif pada gaya bermain Indonesia. "Kami hanya menyampaikan ke PSSI, kami punya pandangan Milla ini kenapa tidak dimanfaatkan? Selama ini terbukti menerapkan sistem yang baik bagi timnas," ungkap Gatot.

Menanggapi peluang soal kembalinya Luis Milla, anggota komite eksekutif PSSI, Yunus Nusi, belum memberikan sinyal yang positif. Menurutnya, nanti akan dibahas pada kepengurusan PSSI yang baru. "Kita serahkan ke Exco PSSI yang baru," kata Yunus.

Di sisi lain, pengamat sepak bola Supriyono mengatakan, McMenemy telah gagal menukangi timnas. Dua kekalahan lawan Malaysia dan Thailand, kata ia, telah menjadi penanda awal jebloknya timnas di bawah asuhan pelatih asal Skotlandia itu.

"McMenemy tidak memperlihatkan kapasitas dan wawasan sebagai pelatih asing yang layak menukangi timnas. Empat laga cukup untuk membuktikan kapasitasnya," kata Supriyono. (Faj/R-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More