Rabu 16 Oktober 2019, 16:43 WIB

Ini 3 Sikap Politik Prabowo yang Disampaikan di Rapimnas Gerindra

Thomas Harming Suwarta | Politik dan Hukum
Ini 3 Sikap Politik Prabowo yang Disampaikan di Rapimnas Gerindra

MI/Ramdani
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto

 

Prabowo Sampaikan 3 Sikap Politik pada Rapimnas dan Apel Gerindra

KETUA Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto menyampaikan tiga sikap politik saat menggelar Rapimnas dan Apel Kader Partai Gerindra di Padepokan Garudayaksa, Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Rabu (16/10). Tiga sikap politik tersebut menyangkut posisi Prabowo dan Partai Gerindra pada pemerintahan Presiden Jokowi dan situasi nasional saat ini.

Juru Bicara Prabowo, Dahnil Anzar Simanjuntak, menjelaskan Prabowo menyampaikan tiga sikap tersebut secara tertutup kepada kadernya dari seluruh Indonesia.

"Tadi Pak Prabowo sampaikan tiga poin singkat dalam pidato politik kepada lebih 4 ribu kader yang hadir," kata Dahnil di lokasi Rapimnas.

Hal pertama yang disampaikan ialah Prabowo telah menyerahkan konsep dorongan besar ekonomi kepada Presiden Jokowi. Konsep itu mencakup ketahanan energi, ketahanan pangan, pertahanan dan keamanan.

Baca juga: Prabowo Dijadwalkan Bertemu Airlangga, Sore Ini

Poin kedua lanjut Dahnil terkait sikap Gerindra apabila Jokowi ingin menggunakan konsep itu dengan melibatkan Partai Gerindra di dalam pemerintahan, maka Prabowo dengan senang hati menyikapinya. Sebaliknya jika tidak, maka Prabowo tidak mempersoalkannya dan akan tetap bekerja sama dengan pemerintah untuk kemajuan bangsa.

"Artinya jika gagasan tersebut digunakan Pak Jokowi dan pemerintah lima tahun ke depan, maka Pak Prabowo dan Gerindra mempersilakan. Namun bila tidak kami akan tetap bekerja sama untuk kepentingan NKRI," lanjut Dahnil.

Poin ketiga, kata mantan Ketua PP Muhammadiyah tersebut, Prabowo sepakat untuk menjaga keutuhan serta kerukunan berbangsa dengan tetap membangun komunikasi, musyawarah mufakat untuk kepentingan bangsa negara.(OL-5)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More